TIM perumus kategori penghargaan event Radar Mojokerto Award 2026 turut memastikan realisasi atas gagasan dan ide-ide brilian di tingkat desa. Tim melihat karya secara langsung berikut menggali data untuk memastikan sejauh mana prestasi yang diraih desa sebagai perwujudan program berbasis kemasyarakatan tersebut.
’’Turun ke desa ini sekaligus untuk menjaring desa-desa yang benar-benar memiliki program unggulan dan inovatif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,’’ ujar Ketua Panitia Radar Mojokerto Award 2026 Imron Arlado, kemarin (1/7).
Pandangan mata dan konfirmasi kepada pihak terkait ini dibutuhkan untuk mendukung penguatan data di masing-masing desa yang dinilai memiliki potensi tinggi dan berprestasi. Di antaranya tersebar di wilayah Kecamatan Trawas, Pacet, Pungging, Kutorejo, Puri, Trowulan, Sooko, Gedeg, hingga Dawarblandong. ’’Berikut wawancara langsung dengan kepala desa sekaligus memastikan sejauh mana program unggulan dan dampak yang dirasakan,’’ imbuh Imron.
Masukan dari beberapa pihak juga dijadikan sebagai pertimbangan oleh tim perumus kategori award untuk desa. Selebihnya, sebagai bekal tim dalam melakukan penggalian data (riset) dan fakta program yang telah dijalankan desa secara konsisten dan berkelanjutan.
Meliputi, kategori program pertanian dan ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan desa, koperasi desa (kopdes), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ekonomi kreatif, pelestarian lingkungan, desa wisata, keterlibatan masyarakat desa, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sejarah dan budaya, infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM), hingga inovasi unggulan.
’’Tidak mudah memang, apalagi desa-desa di Mojokerto ini telah menyandang status desa mandiri dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Sama-sama memiliki potensi dan prestasi luar biasa, ada yang seragam dan tematik,’’ paparnya.
Karenanya, dari 299 desa tersebar di 18 kecamatan tersebut, tim perumus dituntut berusaha keras memberikan pandangan dan penilaian atas dasar realitas di lapangan. Termasuk mengakomodir saran dari berbagai pihak dan dinas terkait.
’’Alhamdulillah, setelah melalui tahapan turun ke desa dan menggali data, kami merumuskan desa-desa yang memiliki potensi dan program brilian. Khususnya yang melibatkan masyarakat dan berdampak terhadap perekonomian maupun kesejahteraan warga,’’ paparnya.
Rencananya, event prestisius bertajuk Radar Mojokerto Award 2026 ini akan digelar di Sunrise Hotel Mojokerto pada Selasa (7/7) mendatang. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawasa dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan dan penyerahan penghargaan secara langsung kepada desa peraih penghargaan.
’’Panitia turut mengundang Forkopimda Mojokerto Raya, organisasi perangkat desa (OPD) terkait di kabupaten/kota, perusahaan swasta, dan mitra Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM),’’ tambah Imron.
Manajer Online dan Media Sosial JPRM ini menuturkan, Radar Mojokerto Award 2026 bertema Desa Kita Maju Bersama, ini juga menganugerahkan penghargaan kepada berbagai pihak yang selama ini sudah memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Meliputi, tokoh nasional, kepala daerah, forkopimda, tokoh inspiratif dan inovatif, serta perusahaan mitra.
’’Penghargaan ini adalah wujud apresiasi JPRM kepada desa, tokoh inspiratif, dan semua pihak yang telah berkontribusi aktif menghadirkan program berdampak terhadap perekonomian, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat,’’ imbuh Imron. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah