Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Peserta Lomba Fashion Bisa Berkreasi dengan Sentuhan Ornamen Tambahan 

Indah Oceananda • Jumat, 29 Mei 2026 | 03:00 WIB
KREATIF: Tahapan seleksi dan penilaian lomba fashion yang diikuti siswa tingkat RA di Kecamatan Pungging, beberapa waktu lalu.  (Sofan JPRM)
KREATIF: Tahapan seleksi dan penilaian lomba fashion yang diikuti siswa tingkat RA di Kecamatan Pungging, beberapa waktu lalu. (Sofan JPRM)

 

PESERTA lomba fashion perwakilan dari 18 kecamatan yang akan melaju ke babak grand final dalam event Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, tampaknya harus lebih totalitas dalam menunjukkan kreativitasnya. Sebab, kostum berbahan koran yang nantinya dipersembahkan, bisa didesain ulang dengan konsep baru atau sekadar penambahan aksesori. 

Demikian itu diungkapkan Ketua Panitia Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, Ahmad Basuni, kemarin (28/5). Menurutnya, khusus lomba fashion yang diikuti siswa TK dan RA, peserta diperbolehkan membuat konsep kostum baru. Panitia juga membuka ruang adanya penambahan aksesori baru pada kostum yang akan digunakan saat tampil di atas catwalk. ’’Untuk fashion diperbolehkan menggunakan konsep desain baru atau lama. Bahkan, peserta juga diperbolehkan menambah aksesori atau ornamen pada kostum,’’ ungkapnya.

Sementara itu, untuk lima lomba lainnya, karya maupun tampilan akan langsung diseleksi oleh dewan juri. Adapun event yang akan berlangsung awal Juni nanti, tim dewan juri yang menilai berasal dari kalangan profesional dan praktisi. Baik untuk karya maupun penampilan masing-masing peserta di setiap kategori lomba. ’’Setiap lomba akan dinilai oleh tiga dewan juri profesional,’’ imbuh Basuni. 

Selain juri, panitia juga telah menetapkan indikator penilaian. Baik untuk lomba mewarnai, kolase, finger paint, fashion, hingga video bercerita dan mendongeng. ”Dalam menentukan yang terbaik saat di kabupaten nanti, kami sudah menetapkan indikator penilaian untuk tampilan peserta,’’ bebernya. 

Dia menjelaskan, pada lomba mewarnai TK dan RA ini, setidaknya ada empat aspek yang dinilai. Di antaranya komposisi warna (gradasi dan keserasian warna), kerapian dan kebersihan (warna tidak melewati bidang gambar dan tidak kotor), serta kreativitas (penambahan gradasi, kontur atau pola), dan finishing. ”Untuk finishing, penyelesaian akhir dari tampilan karya peserta,” terangnya. 

Kemudian, untuk lomba kolase, aspek yang dinilai antara lain, kreativitas (keunikan teknik menempel serta kombinasi bahan), kerapian (kebersihan karya dan kerapian tempelan), dan komposisi (keserasian warna dan bahan yang digunakan). ”Serta kesesuaian tema karya, harus sesuai dengan yang ditentukan panitia,” beber dia. 

Di lomba finger paint, ada aspek penilaian dari komposisi warna, yakni gradasi dan keserasian warna. Kemudian dari indikator kerapian dan kebersihan (warna tidak melewati bidang gambar dan tidak kotor), kreativitas (penambahan gradasi, kontur atau pola). ”Sama seperti lomba mewarnai, juga ada aspek penilaian finishing penyelesaian akhir,” jelas Basuni.

Untuk lomba fashion, tegas Basuni, aspek yang dinilai juri adalah dari desain busana, penguasaan panggung (keberanian dan kepercayaan diri anak di panggung), ekspresi (keceriaan dan senyum keceriaan anak), serta keserasian (tema baju dengan aksesori dan make up). ”Untuk catwalk atau cara berjalan serta pose anak juga akan diperhatikan dan jadi penilaian,” tandasnya. 

Terakhir, lanjut Basuni, untuk lomba video bercerita dan mendongeng. Aspek penilaiannya meliputi, keserasian tema, ekspresi dan penghayatan (baik dari ayah, guru, maupun anak), serta penguasaan materi cerita. ”Aspek kreativitas dalam membawakan cerita juga masuk dalam kategori penilaian,” paparnya. 

Event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus memperingati Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto. Bertema Menebar Senyum, Merajut Asa Menuju Mojokerto Hebat, acara ini sekaligus menjadi kegiatan terbesar dan digelar perdana bagi jenjang pendidikan usia dini. (oce/ris)

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#ning hanna #Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna #lomba fashion