Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, Setiap Lomba Dinilai Tiga Juri Profesional

Indah Oceananda • Kamis, 28 Mei 2026 | 03:34 WIB
DISELEKSI KETAT: Pelaksanaan lomba event Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna di Kecamatan Sooko, beberapa waktu lalu. (Indah JPRM)
DISELEKSI KETAT: Pelaksanaan lomba event Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna di Kecamatan Sooko, beberapa waktu lalu. (Indah JPRM)

PESERTA yang berhasil mewakili kecamatannya untuk babak grand final event Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna diharapkan bisa mempersiapkan diri dalam unjuk kreativitasnya. Pasalnya, dari banyaknya peserta yang dinyatakan lolos dan bersaing di kabupaten nanti, mereka akan dinilai langsung oleh dewan juri profesional.

Ketua Panitia Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, Ahmad Basuni menuturkan, dari total enam lomba yang akan digulirkan dalam grand final awal Juni nanti, bakal ada juri profesional dan praktisi yang menyeleksi. Baik untuk karya maupun penampilan masing-masing peserta di kategori lomba. ’’Setiap lomba akan dinilai oleh tiga juri profesional,’’ katanya.

Selain juri, panitia juga telah menetapkan indikator penilaian. Baik untuk lomba mewarnai, kolase, finger paint, fashion, dan video bercerita dan mendongeng. ’’Untuk menentukan yang terbaik saat di kabupaten nanti, kami sudah menetapkan indikator penilaian untuk tampilan peserta,’’ bebernya.

Dia menjabarkan, untuk lomba mewarnai TK dan RA, aspek yang dinilai ada empat. Di antaranya, komposisi warna (gradasi dan keserasian warna), kerapian dan kebersihan (warna tidak melewati bidang gambar dan tidak kotor) serta kreativitas (penambahan gradasi, kontur atau pola), dan finishing. ’’Untuk finishing, penyelesaian akhir dari tampilan karya peserta,’’ terangnya.

Kemudian, untuk lomba kolase, aspek yang dinilai antara lain kreativitas (keunikan teknik menempel serta kombinasi bahan), kerapian (kebersihan karya dan kerapian tempelan), komposisi (keserasian warna dan bahan yang digunakan). ’’Serta kesesuaian tema karya harus sesuai yang ditentukan,’’ beber dia.

Di lomba finger paint, ada aspek penilaian dari komposisi warna yakni gradasi dan keserasian warna. Kemudian, dari indikator kerapian dan kebersihan (warna tidak melewati bidang gambar dan tidak kotor), kreativitas (penambahan gradasi, kontur atau pola). ’’Sama seperti lomba mewarnai, juga ada aspek penilaian finishing penyelesaian akhir,’’ jelas Basuni.

Untuk lomba fashion, aspek yang dinilai juri yakni dari desain busana, penguasaan panggung (keberanian dan kepercayaan diri anak di panggung), ekspresi (keceriaan dan senyum keceriaan anak), serta keserasian (tema baju dengan aksesoris dan make up). ’’Untuk catwalk atau cara berjalan dan pose anak juga akan diperhatikan dan jadi penilaian,’’ imbuhnya.

Terakhir, untuk lomba video bercerita dan mendongeng, aspek penilaian meliputi keserasian tema, ekspresi dan penghayatan (baik dari ayah, guru dan anak), serta penguasaan materi cerita. ’’Aspek kreativitas dalam membawakan cerita juga masuk dalam kategori penilaian,’’ tuturnya.

Event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus memperingati Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto. Bertema Menebar Senyum, Merajut Asa Menuju Mojokerto Hebat, acara ini menjadi kegiatan terbesar dan digelar perdana bagi jenjang pendidikan usia dini.

Sebab, dengan menggandeng empat lembaga di bawah naungan IGTKI, IGRA, HP3, serta HIMPAUDI, ada beragam jenis lomba yang digeber dengan total peserta 48 ribu. ’’Tidak hanya peserta didik, beragam lomba yang digelar juga melibatkan pendidik dan orang tua siswa,’’ ungkap Basuni.

Gelaran lomba tersebut diharapkan dapat mengasah kreativitas anak didik sejak dini. Sekaligus memacu sportivitas mereka dalam berkompetisi. ’’Diharapkan kegiatan ini bisa mewujudkan peserta didik menjadi generasi berkarakter, ceria, dan gigih,’’ tandasnya. (oce/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#ning hanna #Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna #jawa pos radar mojokerto #event JPRM