KABUPATEN - Tersisa empat hari lagi, tahap seleksi lomba event Gebyar PAUD Ceria Ceria 2026 Bersama Ning Hanna di tingkat kecamatan segera berakhir. Masing-masing kecamatan telah mengantongi nama-nama peserta perwakilan yang akan melenggang ke babak grand final di Pendapa Majatama Pemkab Mojokerto awal Juni nanti.
Ketua Panitia Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, Ahmad Basuni mengatakan, hampir seluruh lembaga pendidikan usia dini di bawah naungan empat organisasi mitra (ormit) telah melakukan tahap seleksi perlombaan. Meliputi jenjang TK, RA, KB, hingga Pos PAUD.
’’Proses seleksi di kecamatan masih terus berlangsung, perwakilan yang akan maju ke tingkat kabupaten pun sudah ditentukan,’’ jelasnya, kemarin (20/5).
Dia menuturkan, di jenjang TK, ormit IGTKI dan IGRA mengawal lomba mewarnai dan fashion berbahan koran bekas. Kemudian HIMPAUDI mengawal lomba kolase dan bercerita ayah dan anak. Sementara HP3, mengawal lomba fingerpaint dan bercerita guru dan anak. Dari seleksi itu, dipilih satu peserta terbaik di setiap kecamatan dari masing-masing ormit. ’’Proses seleksi akan berlangsung hingga 25 Mei nanti. Mayoritas lembaga di kecamatan sudah hampir tuntas untuk mengadakan seleksi masing-masing lomba,’’ imbuh Basuni.
Siswa yang terpilih akan masuk ke grand final untuk memperebutkan Piala Ning Hanna sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto. ”Jadi, di grand final nanti akan memperebutkan Piala Bunda PAUD dengan 8 kategori lomba di masing-masing satuan pendidikan,” bebernya.
Event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto ini dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto. Dengan bertemakan Menebar Senyum, Merajut Asa Menuju Mojokerto Hebat, acara ini akan menjadi kegiatan jenjang pendidikan usia dini terbesar dan digelar perdana di Mojokeryto Raya.
Sebab, dengan menggandeng empat lembaga di bawah naungan IGTKI, IGRA, HP3, serta HIMPAUDI, ada beragam jenis lomba yang digeber. ’’Tidak hanya peserta didik, nantinya juga ada lomba untuk pendidik sekaligus melibatkan orang tua murid juga,’’ ungkap Basuni.
Gelaran lomba tersebut diharapkan dapat mengasah kreativitas dan imajinasi anak didik sejak dini. Sekaligus memacu sportivitas mereka dalam kompetisi. ’’Diharapkan kegiatan ini bisa mewujudkan peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, ceria, dan gigih,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah