Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

MAN Kota Mojokerto Manfaatkan 60 Menit untuk Hasilkan Karya Jurnalistik Berkualitas

Indah Oceananda • Rabu, 6 Mei 2026 | 04:54 WIB
SEMANGAT BERKARYA: Siswa MAN Kota Mojokerto mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar Jawa Pos Radar Mojokerto di aula MAN Kota Mojokerto, kemarin (5/5). (Indah JPRM)
SEMANGAT BERKARYA: Siswa MAN Kota Mojokerto mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar Jawa Pos Radar Mojokerto di aula MAN Kota Mojokerto, kemarin (5/5). (Indah JPRM)

 

PULUHAN siswa MAN Kota Mojokerto yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Kemarin (5/5), sebanyak 35 siswa ini mendapat pendampingan dan pelatihan jurnalistik dari Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) yang digelar melalui program Jurnalis Mengajar bertajuk Menjadi Jurnalis Dalam 60 Menit. Dalam kesempatan tersebut turut hadir wartawan JPRM Farisma Romawan sebagai narasumber.

Pelatihan tersebut dibuka Plh Kepala MAN Kota Mojokerto Mustaqim. Pembukaan ditandai dengan penyematan kartu peserta untuk seluruh siswa yang mengikuti pelatihan yang dipusatkan di aula MAN Kota Mojokerto tersebut. 

Dia menuturkan, kemampuan jurnalistik yang dipelajari siswa saat ini sangat membantu perkembangan di era digital. Mustaqim berharap, dengan adanya pelatihan ini para siswa bisa memanfaatkan dengan baik. Terlebih, materi jurnalistik tersebut disampaikan langsung oleh wartawan media cetak terbesar di Mojokerto Raya ini. ’’Kami berharap dengan kegiatan ini, ilmu yang didapat bisa maksimal dan dimanfaatkan dengan baik meski hanya 60 menit saja,’’ tuturnya. 

Acara lantas dilanjutkan dengan pemberian materi selama kurang lebih 30 menit. Para siswa dibekali dengan teknik dasar menulis berita. Mereka juga diajak mengenal jenis hingga struktur berita. ’’Untuk menjadi seorang jurnalis, adik-adik harus punya keberanian dan bisa menulis dengan sudut pandang sekaligus suatu yang berimbang,’’ papar Farisma. 

Selain mendapat ilmu secara teori, siswa MAN Kota Mojokerto juga berkesempatan praktik menjadi jurnalis. Mereka diajak mewawancarai guru hingga pemateri JPRM secara berkelompok. ’’Kami harap, adik-adik MAN Kota Mojokerto setelah pelatihan ini dapat mengasah kualitas menulis mereka dan menghasilkan karya berita yang semakin berkualitas,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#man kota mojokerto #jurnalis mengajar #Sekolah mojokerto