SEBANYAK 150 personel dari jajaran Polres Mojokerto mengikuti coaching clinic yang diselenggarakan di gedung Graha Bina Sehat PPNI Mojokerto, kemarin (5/5). Berkolaborasi dengan pemateri dari Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), para peserta dibekali pemahaman terkait pengelolaan media dengan mengasah skill fotografi serta teknik penulisan jurnalistik.
Kegiatan coaching clinic dibuka oleh Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata yang didelegasikan Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Mojokerto Kompol Elik Ulsani. Dia menjelaskan, pelatihan jurnalistik bertajuk Menjadi Jurnalis Polisi ini bertujuan guna meningkatkan kualitas publikasi informasi.
Baca Juga: Coaching Clinic Polres Mojokerto, Transfer Ilmu Jurnalistik untuk Tingkatkan Kompetensi Polisi
Terutama meng-upgrade kemampuan dalam mengolah produk berita yang akurat, edukatif, dan tepercaya yang selaras dengan semangat Polri Presisi. ’’Harapan kami ke depan, melalui coaching clinic ini para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam membuat penulisan, gambar, maupun video yang baik,’’ tegasnya.
Para peserta coaching clinic berasal dari bagian, satuan, dan seksi jajaran di Polres Mojokerto. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari materi di bidang media dan jurnalistik yang dipaparkan oleh tiga narasumber. ’’Mewakili Pak Kapolres, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta dan silakan disimak dengan baik-baik,’’ harapnya.
Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Moch. Chariris yang menjadi salah satu pemateri menyampaikan, coaching clinic tak sekadar ajang untuk menimba ilmu tentang jurnalistik. Tetapi, para peserta juga berkesempatan untuk praktik langsung serta berdialog interaktif seputar manajemen media. ’’Jadi kita adakan pers rilis untuk praktik mulai dari teknik pengambilan foto, cara menulis secara jurnalistik, membuat judul, lead, dan membuat konstruksi berita,’’ paparnya.
Baca Juga: Coaching Clinic Polres Mojokerto, Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan Personel tentang Media
Masing-masing hasil penulisan berita juga dinilai oleh para pemateri. Peserta dengan karya jurnalistik terbaik mendapatkan apresiasi berupa doorprize dari Polres Mojokerto. Selain Chariris, dua narasumber dari newsroom JPRM juga turut dihadirkan. Di antaranya Redaktur Pelaksana (Redpel) JPRM Fendy Hermansyah dan fotografer JPRM Sofan Kurniawan. Keduanya menyampaikan materi seputar fotografi, media siber, dan pengenalan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
”Output dari pelatihan ini diharapkan semua personel Polres Mojokerto mengenal, mengetahui, dan memiliki kemampuan dalam bidang jurnalistik. Khususnya, mendukung mereka dalam menyampaikan laporan kepada pimpinan selama menjalankan tugas di lapangan,” tandas Chariris. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah