Jurnalis Mengajar Jawa Pos Radar Mojokerto, Siswa Praktik Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit

Indah Oceananda • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 06:02 WIB
PENGALAMAN BARU: Siswa SMPN 2 Sooko praktik menjadi jurnalis muda didampingi Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, kemarin (9/4). (Oce JPRM)
PENGALAMAN BARU: Siswa SMPN 2 Sooko praktik menjadi jurnalis muda didampingi Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, kemarin (9/4). (Oce JPRM)

 Wawancara Guru dan Peserta Didik Berprestasi 

SOOKO - Pelatihan jurnalistik dengan tema Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit, kembali menyasar lembaga satuan pendidikan. Kali ini, program yang diusung Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) itu diikuti penuh antusiasme oleh 100 siswa SMPN 2 Sooko. 

Diawali dengan pembukaan oleh Kepala SMPN 2 Sooko Sumikah, acara tersebut diikuti perwakilan siswa kelas VII, VIII, hingga IX. Dia meminta para siswa agar mengikuti kegiatan Jurnalis Mengajar ini dengan baik dan menerapkan ilmunya dalam bentuk penulisan. 

”Silakan diikuti pelatihan jurnalistik ini dengan baik. Dengarkan penjelasan materi jurnalistik yang disampaikan oleh pemateri, dan serap ilmu tersebut, manfaatkan momen langka ini untuk menambah wawsan kalian,” ujarnya sekaligus membuka acara. Kegiatan berbasis ekstrakurikuler sekolah ini menghadirkan Pemimpin Redaksi JPRM Moch. Chariris sebagai narasumber. 

’’Terima kasih kami sampaikan kepada tim Jawa Pos Radar Mojokerto atas kesempatan yang istimewa dan luar biasa ini. Semoga ilmu yang disampaikan kepada para siswa dapat memberikan manfaat dan ilmu baru, khususnya terkait tugas dan fungsi jurnalis,” imbuhnya. 

Usai pembukaan, program Jurnalis Mengajar dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik penulisan berita. Mereka dibagi menjadi 10 kelompok untuk membentuk susunan keredaksian. Penyampaian materi sekaligus praktik siswa ini didampingi langsung Moch. Chariris. 

Menurut Chariris, secara prinsip siswa sudah memahami teori dan materi kejurnalistikan. Oleh karenanya, dia meminta setiap tim menerapkan langsung teori liputan, wawancara, menulis berita, fotografi, dan videografi. Dalam kesempatan itu, setiap kelompok mengangkat topik yang beragam. Meliputi, siswa berprestasi, guru berprestasi, guru favorit, ekstrakurikuler, dan human interest. 

”Semangat anak-anak luar biasa. Saya yakın ini akan menumbuhkan kemampuan literasi mereka dan merasakan langsung seperti apa vibes menjadi seorang jurnalis profesional,” tandas Chariris. Usai praktik, masing-masing tim memaparkan hasil karya jurnalistik mereka untuk didiskusikan dan dievaluasi bersama. ”Kuncinya adalah konsisten. Terus mengasah ilmu yang didapat dengan membaca dan menulis,” pungkasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
jawa pos radar mojokerto event JPRM jurnalis mengajar pelatihan jurnalistik