Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jurnalis Mengajar di SMPN 1 Mojosari, JPRM Ajak Siswa Gemar Menulis dengan Praktik Menjadi Jurnalis

Indah Oceananda • Rabu, 8 April 2026 | 06:51 WIB


BERETIKA: Kepala SMPN 1 Mojosari Subai membuka program Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (7/3). (Oce JPRM)
BERETIKA: Kepala SMPN 1 Mojosari Subai membuka program Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (7/3). (Oce JPRM)

 

Membiasakan menulis yang baik dan benar penting untuk ditularkan kepada para siswa. Jika terus dilatih dan diasah mereka akan terbiasa dan akan memiliki skill luar biasa dalam dunia penulisan.

Kemarin (7/3), siswa SMPN 1 Mojosari menjadi sasaran program Jurnalis Mengajar yang diusung Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM). Sebanyak 107 siswa ini dilatih menjadi jurnalis dalam waktu 60 menit, sesuai dengan tema yang diangkat.

”Alhamdulillah, kami bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Mojokerto menggelar pelatihan jurnalistik ini agar siswa dapat terus meningkatkan kemampuan literasinya, khususnya di bidang dunia jurnalistik,” kata Kepala SMPN 1 Mojosari Subai sembari membuka acara. 

Subai mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, program Jurnalis Mengajar dinilai sangat penting bagi para siswa. ”Sehingga diharapkan dengan kegiatan ini siswa lebih jeli dalam merekam peristiwa atau kegiatan yang ada di sekolah,” terangnya. 

Pelatihan yang diikuti siswa kelas VII dan VIII ini berlangsung gayeng dan santai. Menghadirkan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, para peserta diajarkan bagaimana membuat karya tulis yang baik dan benar. 

Mulai dari pemilihan tema yang aktual, bagaimana menggali informasi, cara berkomunikasi dengan narasumber, menulis berita sesuai kaidah jurnalistik, dan keredaksian. Para siswa juga berkesempatan untuk praktik peliputan, wawancara, hingga penulisan dengan didampingi pemateri.

”Jika dilakukan dengan baik, konsisten, sesuai etika, dan kaidah jurnalistik, teman-teman akan menjadi jurnalis bahkan dalam waktu yang cepat,” imbuh Chariris. 

Antusiasme peserta juga terlihat ketika sesi tanya jawab. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan pendapat dan bertanya tentang cara membuat berita yang menarik atau menulis caption untuk pemberitaan sekolah dan di media sosial dengan baik dan bijak.

”Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi muda yang gemar menulis, berpikir kritis transformatif, dan mampu menyebarkan informasi di sekolah,” tandas Chariris. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jurnalistik tingkat dasar #Diklat jurnalistik #event JPRM #jurnalis mengajar