Tampil Memukau dan Penuh Filosofi
KOTA - Penampilan lomba Festival Musik Patrol Ramadan 2026 tingkat umum di Sunrise Mall 2 Mojokerto, Selasa (10/3) malam, menghipnotis para pengunjung mal. Tim Gondezskaso SMKN 1 Sooko menjadi penampil pertama yang seakan memanggil semua pengunjung untuk menyaksikan aksi mereka.
Disusul dengan penampilan dari Teater Satya Wikusuma SMAN 1 Gedeg yang juga tampil memukau. Koreografi Karang Taruna (Kartar) Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, juga tak kalah menarik. Meski berpenampilan sederhana, busana muslim, sarung, dan peci, tapi penuh filosofi. Koreografi disertai nyanyian juga berhasil menghadirkan kejutan penonton berkali-kali.
Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis. Ia menyatakan, penampilan 11 tim yang bersaing ini menjadi modal awal bagi Jawa Pos Radar Mojokerto untuk menggelar event serupa yang lebih berkualitas di tahun berikutnya.
’’Mudah-mudahan sebelas tim yang bersaing pada malam hari ini (Selasa, Red) menjadi modal awal bagi kami untuk mengevaluasi diri. Sehingga tahun depan bisa lebih baik lagi dan lebih semangat,’’ ungkapnya.
Nur Kholis turut menyampaikan terima kasih kepada manajemen Sunrise Mall Mojokerto, yang telah bersedia menjadi lokasi pelaksanaan penampilan para tim tersebut sesuai kreativitas mereka. ’’Sinergi yang telah kita bangun mudah-mudahan membawa berkah di bulan Ramadan dan membawa berkah selamanya bagi kita semua,’’ beber dia.
Ketiga dewan juri pun tampak seksama menilai satu persatu tim. Kukun Tri Yoga menuturkan, event besutan Jawa Pos Radar Mojokerto ini terbilang istimewa. Karena berhasil melibatkan persaingan tim dari lintas generasi. ’’Patrol kali ini sungguh sangat keren, karena dari lintas generasi. Ada dari pelajar tingkat SMP, SMA, dan umum,’’ jelasnya.
Dengan digelarnya kegiatan bertema Tradisi Sahur, Kreasi tanpa Batas, ini Kukun menilai Jawa Pos Radar Mojokerto mampu menghidupkan kembali tradisi patrol Ramadan. ’’Artinya musik patrol bisa diterima oleh anak anak gen Z. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,’’ tandasnya.
Masing-masing penampilan tim dinilai berdasarkan teknik musik dan vokal, kreativitas dan harmonisasi, serta penampilan dan kekompakan. ’’Ada satu tim yang melanggar ketentuan persyaratan lomba, jadi kita putuskan untuk melakukan pengurangan skor,’’ ulas Kukun.
Event Ramadan yang berlangsung di Lumina Atrium Sunrise Mall 2 Mojokerto tersebut ditutup dengan pengumuman pemenang. Kartar Blooto dinobatkan sebagai juara 1 dengan meraih skor tertinggi. Para pemenang event Festival Musik Patrol Ramadan juga berhak menerima trofi, piagam, hingga uang pembinaan. Meliputi, juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 dan 2. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah