Koordinator Panitia Pildarama 2026 Farisma Romawan mengatakan, usai tuntasnya pengumpulan video dakwah oleh masing-masing peserta, kini giliran ketiga juri melakukan penilaian. Proses penilaian ini untuk menentukan 20 peserta yang berhak maju ke tahap berikutnya berdasarkan penampilan dan kreativitas mereka. ’’Penilaian berdasarkan tiga indikator. Yakni, kesesuaian materi, kepribadian, dan kreativitas peserta selama berdakwah,’’ ujarnya, kemarin (23/2).
Tiga juri dengan berbagai latar belakang ini telah memiliki latar belakang dan kompetensi yang tepat menyeleksi peserta. Di antaranya perwakilan dari Dispendik Kabupaten Mojokerto, Kemenag Kabupaten Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto. ’’Kami akan umumkan hasil seleksi awal untuk penentuan 20 besar ini pada 6 Maret nanti,’’ imbuh dia.
Masyarakat juga bisa menyaksikan video dakwah yang sudah terkumpul di panitia JPRM. Sebab, video dakwah para peserta ditayangkan melalui Youtube Radar Mojokerto Channel. Profil mereka juga akan ditayangkan di koran harian maupun media sosial. ’’Selain itu, panitia juga akan menghubungi peserta secara langsung apabila dinyatakan lolos dalam seleksi berikutnya,’’ terangnya.
Dengan adanya seleksi ketat dari ketiga dewan juri tersebut, ia mengimbau para peserta agar lebih bersiap dan totalitas dalam menampilkan dakwah mereka. Pildarama 2026 kembali hadir dengan memilih pendakwah terbaik tingkat pelajar SMP/MTs se-Mojokerto raya.
Total hadiah yang bisa dibawa pulang senilai Rp 5 juta. Hadiah tersebut diberikan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas persaingan mereka dalam membawakan dakwah. Akan diambil empat peserta terbaik yang akan dianugerahi gelar juara, yakni juara 1, 2, 3, dan juara favorit.
Tak hanya hadiah uang tunai, mereka juga berhak menerima sertifikat dan trofi sebagai apresiasi. ’’Karena ini event tahunan, kami akan memaksimalkan untuk pemberian apresiasi kepada para juara,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah