HARI ini menjadi batas akhir pengumpulan balot dukungan event Guru Favorit. Pemenang dari masing-masing jenjang bakal segera diumumkan begitu proses perhitungan balot tuntas dilakukan.
Hingga kemarin (27/11), panitia Jawa Pos Radar Mojokerto masih melakukan proses perhitungan balot dukungan yang telah dikirimkan pembaca. Ketua Panitia Guru Favorit Ahmad Basuni menuturkan, pengumpulan balot dukungan akan ditutup pada Jumat (28/11) besok. ’’Besok (hari ini, Red) menjadi kesempatan terakhir para pembaca untuk memberikan dukungannya. Karena setelah pengumpulan, panitia langsung menggelar perhitungan,’’ katanya.
Untuk pengumpulan pada hari terakhir, lanjutnya, dibatasi pada pukul 13.00. Sebab, selanjutnya, panitia bakal langsung perhitungan akhir balot dukungan pada masing-masing jenjang. ‘’Pengumpulan dan perhitungan balot polling bisa dikumpulkan di kantor Jawa Pos Radar Mojokerto Jalan RA Basuni 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko.’’ imbuh dia.
Dia menambahkan, selain proses perhitungan balot, nantinya juara Guru Favorit juga akan langsung diumumkan setelahnya. Perhitungan balot juga akan disaksikan oleh perwakilan dari beberapa lembaga sekaligus panitia Jawa Pos Radar Mojokerto. ’’Setelah perhitungan balot selesai, pemenang akan langsung diumumkan,’’ bebernya.
Basuni memaparkan, tak hanya kandidat nominator, nantinya pembaca yang telah berkontribusi memberikan dukungan juga berkesempatan mendapatkan hadiah. Yakni melalui undian balot usai perhitungan dan pengumuman juara Guru Favorit. ’’Pembaca juga akan mendapatkan berbagai hadiah menarik, sesuai undian yang nantinya dilakukan usai perhitungan balot dukungan,’’ imbuh dia.
Sejak Senin (3/11) lalu, profil seratus lebih nominator guru jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Mojokerto telah ditayangkan di koran harian Jawa Pos Radar Mojokerto. Event yang diusung Jawa Pos Radar Mojokerto ini merupakan agenda rutin tahunan dalam memperingati Hari Guru sekaligus HUT PGRI. Diharapkan, acara yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan PGRI Kabupaten Mojokerto serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto tersebut, bisa mendongkrak kreativitas tenaga pendidik di Kabupaten Mojokerto. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi