PENENTUAN polling bagi nominator Guru Favorit masih terus berlangsung. Sejumlah guru sudah mulai mendapatkan dukugan balot dari pilihan pembaca, kemarin (9/11).
Buktinya, berdasarkan rekapan polling sementara, sejumlah guru di jenjang SD telah mendapatkan balot dukungan. Ada yang berjumlah puluhan hingga seratus lebih balot. ’’Untuk dukungan balot masih kita buka terus, sampai penutupan pada Jumat (21/11) nanti,’’ kata ketua panitia event Guru Favorit Ahmad Basuni.
Dia menuturkan, pengumpulan balot bisa dilakukan dengan mendatangi langsung ke kantor Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM). Yakni di Jalan RA Basuni Nomor 96, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. ’’Waktu pengumpulan di kantor JPRM dibuka mulai pukul 09.00 sampai 17.00,’’ imbuhnya.
Basuni memaparkan, teknis dukungan balot bagi guru pun cukup mudah. Pembaca bisa memberikan dukungan bagi nominator pilihan mereka. Bahkan, mereka diperbolehkan mengirim balot lebih dari satu. Artinya, satu nama bisa mengirim balot sebanyak mungkin, tidak ada batasan. ’’Pembaca cukup menuliskan nama dan nominator guru favorit pilihan mereka yang akan diberi dukungan,’’ bebernya.
Balot yang telah diisi tersebut, sedianya bakal dihitung menjadi polling penentuan dukungan guru favorit pembaca. Masyarakat bisa mendapatkan balot melalui tayangan koran Jawa Pos Radar Mojokerto di agen terdekat atau di kantor JPRM, Jalan RA Basuni No. 96, Sooko. ’’Balot dukungan guru favorit tersedia di koran Jawa Pos Radar Mojokerto setiap hari. Koran bisa dibeli ke agen, kios radar terdekat atau langsung ke kantor Radar Mojokerto,’’ imbuhnya.
Kolom profil guru favorit maupun balot dukungan bakal ditayangkan hingga 21 November nanti. Sedianya, pasca penayangan kolom profil tersebut, balot yang telah terkumpul dari hasil polling suara akan dihitung pada 21 November dan diumumkan 24 November.’’Sehingga, masyarakat bisa mulai memilih guru favorit mereka untuk menang dalam ajang ini,’’ paparnya.
Event yang diusung Jawa Pos Radar Mojokerto ini merupakan agenda rutin tahunan dalam memperingati Hari Guru sekaligus HUT PGRI. Diharapkan, acara yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan PGRI Kabupaten Mojokerto serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto tersebut, bisa mendongkrak kreativitas tenaga pendidik di Kabupaten Mojokerto. ’’Guru mempunyai peran dan tanggung jawab yang sangat besar. Karena saat ini, setiap guru wajib berpacu mengembangkan kompetensi diri dan kemampuannya. Sehingga event ini digelar agar memotivasi mereka,’’ tukas Basuni. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi