SELAIN Mlaku Bareng Gus Bupati dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto, event dalam rangka memperingati Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda ini juga dimeriahkan lomba mewarnai dengan perebutan Piala Ning Hana. Giat ini melibatkan ratusan pelajar dari 18 kecamatan untuk mewarnai media gambar.
Sedikitnya 500 siswa yang menjadi perwakilan dari 18 kecamatan tersebut memenuhi GOR Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Tanpa bantuan orang tuanya, mereka tampak semangat mewarnai media bergambar kartun tari tradisional di koran Jawa Pos Radar Mojokerto.
Suasana kian semangat saat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto Sofiya Hanak Albarra meninjau pelaksanaan lomba gebyar mewarnai itu. Tak lama, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa pun ikut menilik para pelajar yang tengah mewarnai. Keduanya menyempatkan berinteraksi dengan peserta lomba.
Adapun, para pelajar ini juga mendapatkan kupon Mlaku Bareng Gus Bupati dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Otomatis, bagi mereka yang beruntung pun mendapatkan doorprize sesuai kupon yang telah diundi.
Di sela-sela pengundian, terdapat pula penganugerahan juara gebyar mewarnai Piala Ning Hana. Itu setelah karya 500 peserta dinilai oleh dua juri berdasarkan tiga aspek yang telah ditentukan.’’Karya peserta dinilai dari tiga aspek. Meliputi, kreativitas, keindahan, serta kerapian,’’ kata Koordinator Gebyar Mewarnai Piala Ning Hana Ahmad Basuni.
Adapun, pemenang juara event yang diikuti pelajar kelas 1-3 SD ini antara lain, Juara 1 Shafira Ayudia, dari SDN Wonokusumo, Kecamatan Mojosari; Juara 2 Bintang Hati, dari SDN Banjaragung 2, Kecamatan Puri; Violetta AN, dari SDN Watesnegoro 2, Kecamatan Ngoro. ’’Diharapkan dari event ini akan muncul potensi baru di bidang seni dan semakin menumbuhkan kreatvitas para siswa dalam berkarya,’’ tandas Basuni. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi