Gelaran event Mlaku Bareng Gus Bupati dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto besutan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto bakal berlangsung semarak.
Selain dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai unsur, event dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 ini juga diramaikan dengan riding Vespa yang sedianya dihelat pada Sabtu (25/10) pagi.
”Acara kebersamaan dan penuh sinergitas ini mengangkat tema Scooter Harmoni Nusantara (SHN),” ungkap Manager Event dan Pengembangan Usaha JPRM Arief Hikmawan, kemarin (18/10).
Dia menuturkan, kegiatan SHN tersebut merupakan rangkaian dari acara pendukung sebelum puncak Mlaku Bareng Gus Bupati dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto yang akan dipusatkan di Stadion Gajah Mada Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Minggu (26/10) pagi.
”Titik kumpul dan start SHN nanti ada di kompleks wisata religi Makam Troloyo, Trowulan, pukul 07.00” imbuh Arief.
Mekanisme kepesertaan SHN ini dapat diikuti kalangan komunitas Vespa dan masyarakat umum. Namun, agar pelaksanaan berjalan tertib, semarak, dan penuh makna, panitia tetap membuka pendaftaran untuk verifikasi kepesertaan, dan pembatasan kuota.
”Tidak dipungut biaya apa pun. Namun, masyarakat yang ingin bergabung harus mendaftar kepada panitia, dan kuotanya terbatas” imbuhnya.
Scooter mania dapat melakukan pendaftaran mulai hari ini, Minggu (19/10) hingga Kamis (23/10) mendatang. Cukup dengan mengirimkan fotokopi KTP atau SIM dan nomor polisi (nopol) kendaraan.
”Tak kalah pentingnya, kendaraan harus standar, sesuai spesifikasi, dan menaati rambu lalu lintas. Hal ini demi untuk menjaga ketertiban umum selama perjalanan SHN,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang berminat bisa langsung mendaftar ke kantor JPRM di Jalan RA Basuni, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, atau menghubungi narahubung di nomor Whatsapp 081357781001 atas nama Arief Hikmawan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh turut mengapresiasi event yang mengangkat spirit keharmonisan, kebudayaan, sejarah, budaya, dan kepemudaan ini.
”Menjaga harmonisasi antar-stakeholder dan masyarakat sangatlah penting. Maka, kami rasa ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap memperkuat spirit sinergitas bangsa,” terangnya.
Rencananya riding akan menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 35 kilometer. Melintasi kawasan wisata, sejarah, dan pedesaan. Di antaranya Trowulan, Jatirejo, Gondang, Dlanggu, Kutorejo, dan finis di Stadion Gajah Mada Mojosari. ”Kami mendukung penuh acara Scooter Harmoni Nusantara ini. Di samping sebagai wujud kebersamaan, peserta nanti akan disuguhi dengan pesona wisata sejarah dan budaya. Seperti Candi Bajang Ratu atau Candi Tikus,” papar Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto.
Setibanya di garis finis, peserta juga akan diajak melakukan penanaman pohon sebagai upaya mendukung program penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Sekaligus melakukan deklarasi Hari Sumpah Pemuda, Hari Santri Nasional, dan Harmoni Nusantara, serta mendukung program besar Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memindahkan ibu kota Kabupaten Mojokerto di kawasan Mojosari. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi