Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Aktualisasi Seni dan Lestarikan Tradisi

Indah Oceananda • Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

 

APRESIASI: Direktur JPRM M. Nur Kholis menyerahkan suvenir karya jurnalistik kepada Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh, didampingi Manajer Keuangan JPRM Niko Suseno Jaya (paling kiri).
APRESIASI: Direktur JPRM M. Nur Kholis menyerahkan suvenir karya jurnalistik kepada Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh, didampingi Manajer Keuangan JPRM Niko Suseno Jaya (paling kiri).

Event Lomba Tari Kreasi Tradisi Se-Mojokerto Raya 2025

 Event Lomba Tari Kreasi Tradisi se-Mojokerto Raya 2025 sukses menjadi salah satu sarana melestarikan kesenian, tradisi, dan budaya Nusantara. Sebab, bukan sekadar sebagai ajang berkompetisi di dunia tari, namun gelaran tersebut menjadi bagian mengaktualisasi diri berikut memantik spirit bagi generasi muda melestarikan warisan negeri, serta mengangkat nilai-nilai identitas bangsa.

 Setidaknya hal itu dibuktikan oleh ratusan peserta yang unjuk bakat dan skill seni mereka di atas stage Lomba Tari Kreasi Tradisi se-Mojokerto Raya 2025 di Atrium Sunrise Mall 2 Mojokerto, kemarin (26/7). Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh berkesempatan untuk membuka event kesenian besutan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) dan Sanggar Lokapala ini.

 Pembukaan lomba tari yang perdana digelar JPRM tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Ayni Zuroh dengan didampingi Direktur JPRM M. Nur Kholis, Manajer Keuangan JPRM Niko Suseno Jaya, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Siti Mardijana, mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Rindahwati, General Manager Ayola Sunrise Hotel Mojokerto Yosi Arivianto, Manager Sunrise Mall Mojokerto Tri Junianto, dan dihadiri Perwakilan Bank Jatim Cabang Mojokerto Martha Kurniawan.

  Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berhasil menyedot antusiasme para peserta dan para pengunjung. Setidaknya terdapat ratusan penari cilik dan remaja yang tergabung dalam 73 kepesertaan. Terbagi atas kategori penari tunggal dan kelompok. Ayni Zuroh menuturkan, melalui event ini, JPRM secara langsung ikut ambil bagian dalam memberikan kontribusi nyata pada dunia pendidikan maupun kesenian dan budaya di Mojokerto Raya.

 ”Ini adalah acara yang luar biasa dan sangat istimewa. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa Jawa Pos Radar Mojokerto sangat komitmen dan konsisten terhadap dunia pendidikan, seni, dan budaya di Mojokerto Raya,” ungkapnya. Oleh karenanya, ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto itu lantas memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua jajaran panitia dan para peserta atas kesuksesan penyelenggaraan event kesenian tari yang baru pertama kali digelar di mal tersebut. ”Apalagi, event ini merupakan salah upaya mengajak generasi bangsa kita agar meneruskan kelestarian seni dan budaya Indonesia, khususnya di Mojokerto,” katanya. 

Menurutnya, antusiasme masyarakat di Mojokerto Raya dalam melestarian seni budaya, khususnya dunia tari, masih cukup besar. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan keikutsertaan peserta pada kegiatan besutan JPRM dan Sanggar Lokapala tersebut. Di antaranya peserta dari siswa SD/MI hingga SMP/MTs se-Mojokerto Raya. ”Semangat anak-anak adalah aktualisme, tidak saja sekadar kompetisi, tapi ini juga bagian dari upaya melestarikan tradisi dan budaya nasional,” paparnya.

 Dia menambahkan, event Tari Kreasi Tradisi 2025 yang juga menghadirkan tiga dewan juri profesional tersebut tak hanya menunjukkan olah gerak tubuh dan tarian di atas panggung. Namun, lebih dari itu, lanjut Zuroh, yakni sebagai cerminan luhur yang sarat akan mengaplikasikan nilai-nilai identitas bangsa Indonesia. ”Dengan demikian mari bersama-sama untuk menjaga dan mengembangkan rasa cinta seni dan budaya kita kepada generasi muda. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi wadah untuk mengasah bakat dan mempererat tali silaturahmi di Mojokerto Raya,” tandas Zuroh. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#melestarikan kesenian daerah #event JPRM #Lomba tari kreasi #budaya nusantara