Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gebyar HAN 2024 Didukung Penuh Dinas Pendidikan Kabupaten  Mojokerto

Indah Oceananda • Sabtu, 25 Mei 2024 | 18:29 WIB
KREATIF: Anak-anak usia dini di lembaga TK se-Kecamatan Gedeg unjuk penampilan lomba fashion Gebyar HAN, kemarin (22/5).
KREATIF: Anak-anak usia dini di lembaga TK se-Kecamatan Gedeg unjuk penampilan lomba fashion Gebyar HAN, kemarin (22/5).

PELAKSANAAN Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2024 mendapat dukungan penuh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto.

Apresiasi tersebut diberikan dengan harapan event hasil kolaborasi IGTKI Kabupaten Mojokerto dan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) ini bisa memacu kreativitas peserta didik usia dini.

 Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono mengatakan, melalui kegiatan ini, potensi, bakat, dan minat peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) dapat digali lebih dini dan dikembangkan secara terstruktur serta berkesinambungan.

”Semoga dengan kegiatan ini dapat memacu kreativitas anak usia TK, menjunjung tinggi jiwa sportivitas secara sehat dan berakhlak, serta mendorong bakat anak sejak usia dini,” katanya, kemarin (24/5).

 Menrut Ludfi, lomba fashion dalam rangkaian Gebyar HAN adalah media yang tepat bagi anak-anak sesuai usia mereka untuk bermain, berkreasi dan bergembira.

Tugas orang tua dan para pendidik untuk mempersiapkan diri agar makin kreatif dalam mengolah media pembelajaran bagi mereka.

”Semuanya punya nilai atau value untuk menyenangkan anak-anak. Diharapkan orang tua dapat memberikan dukungan pada anaknya menjadi generasi emas pada masa depan,” tutur dia.

 Ketua Panitia Gebyar HAN 2024 Ahmad Basuni mengatakan, saat ini pelaksanaan seleksi di tingkat kecamatan terus bergulir hingga 31 Mei nanti.

Tema kreasi busana untuk lomba fashion bebas. Namun, dalam busana tersebut setiap peserta diwajibkan menyertakan ornamen Surya Majapahit yang telah dicetak pada penerbitan koran JPRM edisi 14 Mei 2024 lalu.

 ”Yang jelas harus ada ornamen Majapahitan, karena itu menjadi salah satu penilaian dewan juri agar bisa melaju ke babak berikutnya,” imbuhnya.

Total peserta yang mengikuti event lomba fashion ini mencapai 21.180 siswa usia dini. Terbagi dalam kategori siswa TK A dan TK B.

”Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini fashion hanya diperagakan siswa saja,” tutur dia.

 Puncak acara Gebyar HAN 2024 bakal digelar pada 8 Juni mendatang di Pendapa Graha Majatama Kabupaten Mojokerto, dengan dihadiri langsung bupati Ikfina Fahmawati.

Selain fashion, terdapat sejumlah lomba kreativitas lainnya. Seperti finger painting, percakapan dua anak, menyanyi tunggal, dan senam kreasi nusantara.

Pemenang masing-masing lomba berhak meraih trofi, piagam, serta uang pembinaan. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Lomba Fashion Anak #JPRM #IGTKI #event JPRM #anak usia dini #Hari Anak Nasional (HAN)