Kegiatan pembelajaran dan pelatihan jurnalistik ini menjadi salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 JPRM.
Dukungan disampaikan langsung oleh Pj Wali Kota Mojokerto saat menerima kunjungan Panitia Workshop dan kru JPRM di ruang kerjanya di Balai Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada 145, Jumat (19/1).
Ali Kuncoro menyatakan, kegiatan workshop diharapkan dapat menjadi wadah untuk pengembangan kompetensi, terutama bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam menyebarluaskan informasi.
”Intinya, Pemkot Mojokerto mendukung transfer knowledge melalui kegiatan workshop menulis ini. Karena program-program strategis di OPD juga harus dikabarkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sebab, ungkap Ali Kuncoro, siaran pers tidak hanya menjadi tugas dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto saja.
Tetapi, jajaran OPD, kelurahan, hingga lembaga pendidikan juga dapat memegang peran dalam mengolah dan merilis siaran berita.
Selain tentang teknis penulisan, Pj wali kota juga berpesan agar peserta workshop dibekali terkait prime time atau waktu penayangan yang tepat untuk sharing berita. Sehingga, informasi maupun sosialisasi yang disebarluaskan ke publik dapat tersampaikan secara maksimal.
”Harapan saya semoga acara workshop nanti berjalan sukses, transfer ilmunya juga dapat memberikan kebermanfaatan, serta kinerja dari OPD di Pemkot Mojokerto bisa berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Terpisah, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati juga mendukung penuh digelarnya Workshop Menulis Naskah Siaran Pers yang diinisiasi JPRM 1 Februari mendatang.
Sebagai komitmennya, Ikfina bakal kerahkan ratusan guru hingga Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada setiap OPD untuk mendapat pelatihan tersebut.
’’Kegiatan ini tentu sangat positif. Apalagi untuk para pendidik. Jadi, bagaimana ini nanti tidak sekedar workshop, tetapi berdampak pada indeks profesionalitas ASN,’’ ungkap Ikfina kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Workshop yang jadi rangakian peringatan HUT ke-23 JPRM ini tentu juga memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada tiap OPD.
Ini seiring keterbukaan informasi publik yang wajib diberikan pemerintah kepada masyarakat. Selain menjadi tuntutan masyarakat, transparansi informasi juga jadi tuntutan pemerintah pusat.
’’Jadi, ini bagian dari kolaborasi yang bagus. Pertama, yang pasti ini bagian dari support kami dalam HUT Jawa Pos Radar Mojokerto. Lalu sertifikatnya kita mengejar pada IP ASN-nya, utamanya untuk guru-guru di sekolah,’’ paparnya.
Melalui kolaborasi, Ikfina berharap, para ASN di lingkungan Pemkab Mojokerto juga semakin melek teknologi informasi yang makin kesini kian berkembang pesat. Termasuk, bisa menjadi motor menggaungkan literasi disegala lini.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Ke-23 JPRM Niko Suseno menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot dan Pemkab Mojokerto yang memberikan support penuh kegiatan Workshop Menulis Naskah Siaran Pers.
Rencananya, agenda tersebut akan diselenggarakan di Hall Prajna Wicitra, lantai 4 Gedung Gajah Mada, Kota Mojokerto, Kamis (1/2).
”Workshop akan diikuti ratusan peserta baik dari Kota dan Kabupaten Mojokerto,” sambungnya.
Niko mengatakan, kegiatan workshop akan menghadirkan Ketua Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dr Agus Sudibyo sebagai narasumber. Mantan anggota Dewan Pers ini akan memberikan paparan tentang penyusunan siaran pers kepada para peserta.
”Workshop menulis ini sekaligus menjadi agenda pembuka dari rangkaian kegiatan yang akan dihelat JPRM menyambut HUT ke-23 pada 1 Maret 2024 nanti,” papar Niko. (ram/ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah