Acara lanjutan rapat rutin perusahaan media di grup Jawa Pos di tepi kolam renang Hotel Grand Whiz itu digelar dengan konsep country ala cowboy.
Kehadiran gubernur yang didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati disambut oleh Direktur Utama Jawa Pos Radar Leak Kustiyo, Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid, dan selaku tuan rumah Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis.
Lantunan hadrah dan santunan anak yatim menjadi penanda kehadiran rombongan tamu utama itu.
Khofifah mengaku sangat bersyukur dengan sinergisitas Jawa Pos Group dengan instansi pemerintah provinsi. Dia menyatakan, cita-cita Jawa Pos Group untuk menjangkau perkembangan sumber daya manusia sejalan dengan program prioritas Pemprov Jatim.
’’Terkait pembangunan SDM (sumber daya manusia) yang menjadi cita-cita Jawa Pos Group itu sudah di depan mata. Dan, saya sangat bangga instansi pemerintahan Jawa Timur memiliki jaringan media yang luar biasa seperti Jawa Pos Group,’’ katanya saat memberi sambutan di hadapan jajaran direksi JPR dan 19 perusahaan media grup JPR.
Khofifah menyatakan, pemprov terus bekerja untuk membangun Jawa Timur dari segala bidang. Salah satu dengan menggelontorkan anggaran besar pada pos pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas SDM. ’’Episentrum pendidikan dan kesehatan ada di Jatim,’’ ujarnya.
Ungkapan optimistis orang nomor satu di Jawa Timur itu menghangatkan suasana dingin yang menyelimuti dataran tinggi Trawas.
Khofifah lantas menyinggung peran media sebagai mitra pemerintah. Semua pencapaian program dan prestasi yang diraih, menurutnya, tidak akan diketahui masyarakat tanpa bantuan media. Seperti pengembangan industri otomotif mobil listrik terbesar di dunia yang akan dibangun di Gresik.
Diprediksi tahun 2024 manufaktur injeksi di Jawa Timur akan mencapai 34 persen, di mana posisi negara maju salah satu indikatornya adalah ketika industri manufaktur sudah 30 persen.
’’Jadi pada kondisi seperti itu sesungguhnya Jawa Timur ini sudah di atas Jerman pada posisi industri manufakturnya. Ini kalau tidak di-support oleh media, maka capaian ini tidak terkonfirmasi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Leak Kustiyo memulai sambutan dengan memperkenalkan perusahaan media grup JPR dan jajaran direksi kepada gubernur dan bupati. Menurutnya, seluruh jaringan media Jawa Pos Radar sangat kuat secara ekonomi dan konten.
’’Dalam performa sehat ini kami berharap bisa terus bekerja sama dengan pemerintah. Menurut saya kolaborasi itu sangat penting,’’ ujarnya.
Dia mengatakan, Jawa Pos memberi porsi dan angle pemberitaan wilayah Jawa Timur secara kuat. Salah satunya terkait performa pemprov yang luar biasa. ’’Semoga dengan kehadiran Ibu Gubernur, kami tambah semangat, produk kami semakin baik, Jawa Pos Radar semakin baik dan penerimaan di masyarakat lebih baik,’’ harapnya.
Leak Kustiyo menyatakan, saat ini Jawa Pos sedang mengembangkan kanal Jawa Pos TV yang sudah lolos verifikasi siaran di wilayah Jabodetabek. Dia berharap, berkembangnya Jawa Pos yang berumah di Jawa Timur akan membawa kemajuan bagi wilayah ini.
’’Harapan kami jatim bisa jadi lokomotif kemajuan daerah untuk seluruh daerah dan garda terdepannya bersama Jawa Pos Group,’’ tandasnya.
Sebelumnya, pada rapat evaluasi yang berlangsung Kamis (20/7) siang, tiga topik menjadi pembahasan utama. Rapat evaluasi kinerja dengan peserta 19 perusahaan media di grup JPR ini mengulas tentang divisi TV, online, dan koran.
’’Tiga hal yang semuanya hot topik. Yaitu online kita ada hal-hal baru, TV juga ada tonggak-tonggak penting, terus koran berikut percetakan,’’ ujar Leak.
Dia optimistis dengan laporan kinerja masing-masing perusahaan. Hasil evaluasi dari produk koran, online, serta Jawa Pos TV, seluruhnya mendapatkan performa terbaik. ’’Yang mana, tahun lalu ada radar yang mengalami kerugian. Namun semester pertama ini mendapatkan keuntungan,’’ katanya.
Dia menekankan, agar perusahaan di grup Jawa Pos Radar memiliki pemahaman terbuka. Semangat tersebut harus merata sehingga tidak menimbulkan ketidaktertiban yang mencelakakan.
’’Pelajaran yang penting terkait ketertiban yang ketat, membuat aturan lebih jelas. Televisi dan online adalah hal baru. Koran juga akan mengalami hal-hal yang baru,’’ imbuh dia.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid mengatakan, selain evaluasi triwulan, rapat juga akan membahas perkembangan divisi digital. ’’Sebelumnya nanti akan didahului dulu penyampaian dari tim Jawa Pos TV untuk menyampaikan beberapa hal,’’ ungkapnya.
Dalam sambutannya, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada jajaran direksi JPR dan 19 perusahaan media di grup JPR se-Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan Bali yang hadir untuk mengikuti rapat evaluasi.
’’Terima kasih kepada Pak Leak atas kepercayaannya kepada kami untuk menjadi tuan rumah. Mudah-mudahan kami mampu melayani dan mampu memberikan yang terbaik kepada rekan-rekan semua,’’ tuturnya.
Di tengah berlangsungnya rapat, kru Jawa Pos Radar Mojokerto memberi kejutan perayaan ulang tahun untuk Jawa Pos Radar Kediri, Jawa Pos Radar Madiun, Jawa Pos Radar Jember, dan Jawa Pos yang berulang tahun.
Rangkaian kegiatan rapat evaluasi tersebut turut mendapat dukungan berbagai pihak. Seperti Pemprov Jatim, Bank Jatim Cabang Mojokerto, Pemkot Mojokerto, Pemkab Mojokerto, PT Kitoshindo, PT Tjiwi Kimia, PT Ajinomoto, Indomaret, MWD Bersatu 555, Olivia Bakery, Top Sell, dan Resik Rek! (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah