Kabid Kebudayaan Dikbud Kota Mojokerto Mudjoko mengatakan, tak hanya untuk melestarikan musik rakyat dan memeriahkan nuansa Ramadan, event ini digelar untuk mengasah kreativitas warga. Baik dari kalangan umum maupun pelajar. Salah satunya dengan mengajak peserta berkreasi menciptakan musik patrol dari alat musik sederhana. ’’Kreativitas mereka diuji dari alat musik yang digunakan nanti, sesuai persyaratan, hanya alat musik sederhana saja yang bisa digunakan. Seperti bambu, atau alat kelengkapan dapur dan tidak diperbolehkan menggunakan alat musik modern atau sound system,’’ ujarnya.
Mudjoko melanjutkan, nantinya saat pelaksanaan lomba patrol yang berlangsung Rabu (12/4) mendatang, tiap kelompok juga akan menampilkan atraksi. Kurang lebih atraksi yang berlangsung sekitar satu menit itu akan digelar saat berada di panggung penghormatan depan Sky Walk Alun-alun Kota Mojokerto. ’’Jadi tidak hanya bermusik saja, tetap ada atraksi juga yang akan dinilai dewan juri saat di panggung penghormatan,’’ terang dia.
Event ini bakal diikuti oleh kalangan pelajar dari jenjang SD-MI, SMP-MTs, SMA-SMK-MA Negeri/Swasta serta Karang Taruna Kelurahan Kota Mojokerto. Tentunya, juga bakal ada tiga hadiah yang disiapkan untuk juara di masing-masing kategori. ’’Sebagai bentuk apresiasi, Dikbud Kota Mojokerto menyiapkan tropi, piagam dan uang pembinaan bagi tiga juara di setiap kategori,’’ kata dia.
Sementara itu, Manajer event JPRM Arief Hikmawan mengatakan, Lomba Patrol Ramadhan ini dipastikan bakal berlangsung meriah. Sebab, lomba kolaborasi antara Pemkot dan JPRM ini akan diikuti beragam kalangan. Yakni kalangan umum dan pelajar dari berbagai jenjang. ’’Kami sangat mendukung dan siap berkolaborasi memeriahkan Lomba Patrol Ramadhan ini. Selain untuk memeriahkan nuansa bulan suci Ramadan, ini juga bisa memberikan hiburan bagi warga Kota Mojokerto,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, rute pemberangkatan patrol sedianya akan dimulai di depan Sky Walk sisi sebelah selatan panggung kehormatan. Kemudian dilanjutkan menuju arah selatan ke Jalan Mojopahit, ke kiri perempatan Jalan HOS. Cokroaminoto kemudian ke kiri Jalan Letkol Sumardjo (Depan Kelenteng Hok Sian Kiong). Setelahnya, patrol diarahkan menuju ke utara, kemudian titik finish di depan Rumah Rakyat (RR) atau pertigaan Jalan Letkol Sumardjo Jalan Hayam Wuruk. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah