Alshiera panggilan akrabnya, yakni balerina muda yang sudah menorehkan namanya masuk 10 besar balerina muda di Indonesia. Dirinya mengungkapkan jika even ini, dirinya tampil di kategori Junior C. Dan ini merupakan even pertama usai pandemi. Karena pada tahun sebelumnya hanya lewat online. "Bedanya kali ini sangat terasa karena selain di atas panggung juga melihat langsung peserta lainnya. Jadi sekalian bisa belajar hal- hal baru," ujarnya.
Masih kata Alsheira, event Internasional Dance Prix Indonesia ini diikuti dari berbagai kota dan luar negeri. Di kategori Junior C saja ada 43 peserta. Dan juga ada peserta yang dari Jepang hadir. "Saya sangat senang dengan performa kali ini. Banyak teman tentunya dan menambah pengalaman," ujar balerina yang menekuni balet dari tahun 2019.
Alsheira saat ditanya, terkait kunjungannya ke Bumi Majapahit kali ini untuk melihat keindahan Trowulan dengan candi candinya. "Saya ingin kunjungi candi-candi yang berada di Mojokerto ini," terangnya.
Apalagi spot untuk foto dan pengambilan vidio tentunya sangat menarik. Karena menurutnya, sering kunjungi tempat tempat wisata di Indonesia. "Alam atau tempat wisata sangat cocok untuk memberikan inspirasi disetiap gerakan balet," tambahnya.
Tentang Darmo Corner ini, Alsheira sangat tertarik dengan konsep yang disajikan. Untuk mendekatkan diri apalagi media yang kuat seperti Radar Mojokerto kepada pembacanya, yakni dengan memberikan ruang untuk berekspresi. "Seperti program akustik aja dan lain lain. Sangat inspiratif dalam memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak muda," pungkasnya. (rif) Editor : Fendy Hermansyah