Manajer Event Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) Arief Hikmawan mengatakan, dalam pelaksanaan event ini, ada tiga lomba yang dilaksanakan. Di antaranya lomba kolase, video kreasi seni, serta video pojok kampung. Adapun, semua perlombaan ini bakal diikuti oleh 11.500 peserta didik usia dini se-kabupaten. ’’Semua lomba ini memiliki tema yang sama. Yakni bertajuk zero stunting dan pra literasi,’’ ujarnya.
Arief menjelaskan, event ini berlangsung di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Dia melanjutkan, untuk pelaksanaannya, semua bakal dimulai serentak pada 18 Agustus nanti di tingkat kecamatan. Untuk media kolase, lanjut dia, menggunakan gambar yang terdapat pada koran Jawa Pos Radar Mojokerto edisi Sabtu (13/8). ’’Lalu, untuk distribusi media kolase dari koran ke masing-masing kecamatan berlangsung selama dua hari. Mulai dari 14-16 Agustus besok,’’ bebernya.
Lebih lanjut, Arief menuturkan, untuk pelaksanaan video kreasi dan pojok kampung, pengirimannya dilakukan secara online berdasarkan kecamatan masing-masing. Sedang untuk penilaiannya, lomba video Kreasi Seni dan Pojok Kampung di tingkat kecamatan akan berlangsung pada 20-24 Agutus. ’’Itu diambil nominasi final tiga besar berdasarkan hasil penilaian dewan juri dan jumlah viewers,’’ papar dia.
Sedangkan untuk hasil lomba kolase di tingkat kecamatan, akan diambil 10 besar terbaik dari masing-masing kecamatan. Lalu, semua finalis terbaik dari ketiga lomba tersebut akan bertarung di babak grand final di Pendapa Pemkab Mojokerto. ’’Grand final akan berlangsung 25 Agustus nanti langsung dihadiri oleh Bupati. Kemudian, akan diambil tiga finalis favorit dan satu terbaik favorit,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah