SUNRISE Pioneering Show 2026 sukses digelar di Sunrise Mall Mojokerto pada Jumat (21/8). Mengusung semangat kreativitas, kebersamaan, dan nilai-nilai kepramukaan, kegiatan ini diikuti oleh 13 regu pelajar dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK di Mojokerto dan sekitarnya.
’’Masing-masing regu terdiri dari kurang lebih 10 pelajar yang tampil membawa kreativitas, kekompakan, serta keterampilan kepramukaan yang dimiliki,’’ kata Person in Charge (PIC) Sunrise Pioneering Show 2026, Krisna Eka S.
Menurut Krisna, berbagai karya pioneering ditampilkan dengan penuh semangat, sehingga acara berlangsung meriah sekaligus menarik perhatian para pengunjung Sunrise Mall. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mempertahankan nilai-nilai kepramukaan di tengah perkembangan zaman.
Keterampilan pioneering yang menjadi tradisi Pramuka mengajarkan ketelitian, ketangkasan, kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan memanfaatkan berbagai bahan untuk menghasilkan sebuah karya. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak untuk melestarikan keterampilan tradisional Pramuka di Indonesia.
’’Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dari pendidikan kepramukaan juga terlihat dari kekompakan setiap regu dalam menyelesaikan dan menampilkan karya mereka,’’ ujarnya.
Krisna menjelaskan, setiap regu menunjukkan kreativitas dengan konsep dan penyajian yang berbeda. Hal ini membuktikan kegiatan kepramukaan dapat dikemas secara menarik dan relevan bagi generasi muda.
’’Sunrise Pioneering Show 2026 diharapkan bisa menjadi salah satu langkah untuk terus mengenalkan keterampilan pioneering kepada generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai kepramukaan di Indonesia. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan para pelajar,’’ ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan suksesnya pelaksanaan Sunrise Pioneering Show 2026, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan keseruan dan kemeriahan, tetapi juga membawa pesan penting tentang menjaga tradisi dan nilai positif dunia kepramukaan agar tetap diteruskan oleh generasi muda Indonesia. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto