Harga Emas Berfluktuasi, Mengapa Tetap Jadi Pilihan Investasi?

Imron Arlado • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 19:07 WIB
Harga emas Antam dan sejumlah produk logam mulia di Pegadaian mengalami penurunan. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dinilai relatif aman untuk jangka panjang. Foto: Ilustrasi
Harga emas Antam dan sejumlah produk logam mulia di Pegadaian mengalami penurunan. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dinilai relatif aman untuk jangka panjang. Foto: Ilustrasi

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat. Pada Jumat (24/7), harga emas Antam turun Rp35.000 menjadi Rp2.605.000 per gram. Harga buyback atau jual kembali juga ikut turun menjadi Rp2.345.000 per gram. Penurunan ini membuat banyak orang mulai memperhatikan pergerakan harga emas.

Tidak hanya Antam, harga emas di Pegadaian juga mengalami penurunan. Produk Galeri 24, Antam, dan UBS sama-sama mencatat penurunan harga. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu investasi yang banyak dipilih masyarakat.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp9.000, Buyback Rp2,332 Juta

Harga emas memang tidak selalu naik. Nilainya bisa berubah setiap hari karena dipengaruhi kondisi ekonomi dunia, nilai tukar rupiah, hingga permintaan pasar. Karena itu, naik dan turunnya harga emas adalah hal yang biasa.

Banyak orang tetap memilih emas karena dianggap lebih aman untuk investasi jangka panjang. Saat harga turun, sebagian masyarakat justru melihatnya sebagai kesempatan untuk membeli. Mereka berharap harga emas akan kembali naik di masa mendatang.

Meski terlihat menguntungkan, investasi emas tetap perlu dilakukan dengan bijak. Sebelum membeli, masyarakat sebaiknya tidak hanya melihat harga hari itu. Perlu juga memperhatikan tujuan investasi dan kemampuan keuangan agar tidak salah mengambil keputusan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah harga buyback. Harga ini menunjukkan nilai emas saat dijual kembali. Selisih antara harga beli dan harga buyback menjadi salah satu pertimbangan sebelum memutuskan berinvestasi.

Baca Juga: Istana Kerajaan Masa Majapahit, Dinding hingga Anak Tangga Dilapisi Emas

Sekarang membeli emas juga semakin mudah. Selain datang ke gerai resmi Antam, masyarakat bisa membeli emas melalui Pegadaian atau layanan digital yang sudah tersedia. Kemudahan ini membuat investasi emas semakin mudah dijangkau oleh berbagai kalangan.

Meski harga emas sedang turun, bukan berarti minat masyarakat ikut menurun. Justru bagi sebagian orang, kondisi ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi. Namun, apapun pilihannya, keputusan investasi sebaiknya dilakukan berdasarkan informasi yang benar, bukan hanya karena mengikuti tren. NISRINA

 

Editor : Imron Arlado
logam mulia harga emas investasi antam finansial