Memasuki usia ke‑45 tahun, tepat pada 11 Agustus 2026 mendatang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Mojopahit Kabupaten Mojokerto mengusung tema Tangguh dan Optimistis untuk Pelayanan Berkelanjutan. Selama empat setengah dekade, perusahaan ini terus menunjukkan komitmen teguh dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan beradaptasi dengan tuntutan zaman melalui inovasi teknologi serta transformasi digital.
Direktur Perumdam Mojopahit Fayakun Hidayat, SH, mengatakan, sejalan dengan perkembangan kebutuhan, Perumdam Mojopahit secara konsisten meningkatkan mutu pelayanan melalui sejumlah terobosan strategis. Di antaranya pembuatan alat dosing klorin untuk menjaga kualitas air, otomatisasi panel pompa guna efisiensi operasional, penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk pembacaan meter air pelanggan industri, serta sistem pengaduan dan pembayaran tagihan air secara daring.
Seluruh langkah ini ditempuh untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan aset, serta menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), transparansi, dan kemudahan akses bagi seluruh pemangku kepentingan maupun pelanggan. ”Konsistensi kinerja unggul ini telah membawa Perumdam Mojopahit meraih beragam apresiasi bergengsi dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Fayakun menegaskan, bahwa inovasi dan transformasi digital harus terus ditingkatkan demi menjamin pelayanan prima di tengah ketidakpastian ekonomi global serta tantangan perubahan iklim ekstrem pasca El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan penurunan debit sumber air.
”Kami telah berikhtiar sejak tahun 2015 melaksanakan reboisasi dan perawatan sumur resapan di daerah tangkapan air Caseman, Area Jubel, dan Pacet. Mitigasi bencana dan ketahanan air juga kami susun matang. Insya Allah pelayanan air bersih bagi pelanggan tetap aman,” tegasnya.
Fayakun menambahkan, hal ini dilakukan sebagai kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus mewujudkan visi menjadi Perumdam yang lebih maju, adil, dan makmur untuk semua. ”Dengan misi meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan air minum,” tandasnya.
Yakni mengembangkan sumber daya manusia (SDM) kompeten dan sumber daya lain secara berkelanjutan. Menerapkan tata kelola perusahaan yang berintegritas, akuntabel, bersih, dan transparan. ”Serta memperluas cakupan pelayanan lewat kolaborasi dengan BUMD lain maupun pihak swasta,” imbuh Fayakun. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto