Perkuat Jalinan Kerja Sama di Bidang Pendataan dan Publikasi
KABUPATEN - Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) menerima kunjungan sekaligus silaturahmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, kemarin (24/4). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh makna ini, sekaligus memperkuat peran kedua lembaga bersama-sama komitmen mengawal program Sensus Ekonomi (SE) 2026.
’’Bagi kami, peran Jawa Pos Radar Mojokerto sangat penting untuk mendukung program kami dalam sensus SE 2026 ini,’’ ungkap Kepala BPS Kabupaten Mojokerto Dwi Yuhenny. Dwi, sapaan karib perempuan asal Jombang, ini tidak datang sendirian. Didampingi dua stafnya, dia disambut hangat Direktur JPRM M. Nur Kholis didampingi General Manager (GM) Abi Mukhlisin, Pemimpin Redaksi Moch. Chariris, Manajer Iklan Ahmad Basuni, dan Manajer Pemasaran Rinto Trilaksono.
Dwi menuturkan, kegiatan SE 2026 bukanlah sekadar rutinitas statistik sepuluh tahunan. Melainkan, program yang pertama kali digulirkan tahun 1986 tersebut adalah sebuah proyeksi besar untuk membedah anatomi ekonomi Indonesia pasca-transformasi digital.
Serta menjadikan subjek strategis yang menentukan daya tahan ekonomi nasional. ’’Pelaksanaan SE ini akan digulirkan Mei hingga Agustus mendatang. Dan kami sudah mempersiapkan petugas di lapangan yang jumlah sekitar seribuan orang,’’ tutur perempuan berhijab ini.
Demi menyukseskan program yang turut menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto tersebut, Dwi berharap, Jawa Pos Radar Mojokerto dengan konsep konvergensinya turut mengawal jalannya SE 2026 di Kabupaten Mojokerto. Di antaranya mengawal pelaksanaan hingga tingkat bawah dan memotret realitas dari semua sektor, khususnya ekonomi kreatif.
Dengan harapan, lanjut dia, BPS dapat menghasilkan data akurat sebagai alat menentukan arah kebijakan yang lebih adil, serta fasilitas lebih memadai bagi pengembangan usaha masyarakat. ’’Memastikan setiap usaha, sekecil apa pun, tetap terhitung. Sekali lagi, kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga atas sambutan dan silaturahmi ini,’’ paparnya.
Tak sekadar diskusi tentang pelaksanaan SE 2026. Dalam pertemuan tersebut juga saling sharing pengalaman terkait penggalian data. Baik dari kacamata jurnalistik maupun metode yang selama ini diterapkan BPS. Di mana semua muaranya tercover dalam sebuah bank data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan maupun penulisan karya jurnalistik.
’’Bahwa tugas-tugas jurnalistik dan BPS ini hampir sama. Sehingga dengan tangan terbuka, Jawa Pos Radar Mojokerto mendukung penuh program SE 2026 di Kabupaten Mojokerto,’’ terang Direktur JPRM M. Nur Kholis. Dia menegaskan, jalinan silaturahmi antara JPRM dan BPS sejatinya bukan yang pertama kali.
NK, begitu M. Nur Kholis karib disapa, menyatakan, kolaborasi lembaga statistik dan JPRM ini sudah berlangsung sejak lama. Diwujudkan melalui fasilitasi penayangan karya tulis atau opini terkait data-data publik dan dibutuhkan masyarakat luas di koran dan media online Jawa Pos Radar Mojokerto.
’’Kerawuhan (kehadiran) Bu Dwi dan rombongan ini adalah sebuah kehormatan bagi kami. Dengan demikian, kerja sama ini harus lebih ditingkatkan dan dioptimalkan kembali, khususnya dalam suksesi program SE 2026,’’ tandas NK.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam di aula Darmo tersebut dipungkasi penyerahan brosur program SE 2026 bermaskot Bung Itung oleh Dwi Yuhenny kepada M. Nur Kholis. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah