’’Pasar Semeru memang kami konsep tidak hanya untuk proses jual beli saja,’’ ujar Abdul Rochman, PIC Pasar Semeru Kota Mojokerto. Pihaknya mengatakan, dengan luas area yang dimiliki, manajemen pasar berupaya memaksimalkan fungsi ruang agar lebih hidup dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
’’Tujuan utamanya tentu menggaet sebanyak-banyaknya pengunjung untuk datang ke Pasar Semeru,’’ kata Abdul. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Reguler Class Pasar Semeru, yakni program pemanfaatan area pasar untuk berbagai kegiatan komunitas dan sekolah.
Kegiatan yang difasilitasi pun beragam, mulai dari latihan paskibraka, baris-berbaris, hingga aktivitas komunitas hobi dan olahraga. ’’Reguler Class ini terbuka untuk berbagai komunitas maupun sekolah. Untuk bergabung dan menggunakan fasilitas, cukup datang langsung dan berkoordinasi dengan pihak manajemen Pasar Semeru,’’ tegas Rochman.
Ia menambahkan, sepanjang Januari ini antusiasme masyarakat terhadap Reguler Class cukup tinggi. Sejumlah komunitas telah memanfaatkan fasilitas tersebut, di antaranya Komunitas Bumbleride, Barongsai, Gantangan Aqila, Poundfit, latihan Tari Raras Mojo, Aerobik dan Linedance, Paskibraka dan Pramuka, Majapahit Linedance, hingga Yoga In. ’’Ke depan, minat terhadap Reguler Class ini terus meningkat,’’ ungkapnya.
Keberadaan Reguler Class Pasar Semeru dinilai memberikan dampak positif, tidak hanya sebagai sarana aktivitas komunitas, tetapi juga dalam mengenalkan area pasar kepada masyarakat luas serta meningkatkan kunjungan. ’’Dengan banyaknya orang yang datang, secara tidak langsung akan berdampak pada peningkatan transaksi. Setidaknya mereka membeli minuman atau makanan di Pasar Semeru,’’ pungkas Rochman. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah