Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Investasi di Mojokerto Tumbuh, Perizinan Mudah, dan Penuh Kepastian

Khudori Aliandu • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:00 WIB

 

TERKINI: Salah satu pengunjung 3 Second yang ada di Sunrise Mall Mojokerto sedang memilih fashion.
TERKINI: Salah satu pengunjung 3 Second yang ada di Sunrise Mall Mojokerto sedang memilih fashion.

MENGAWALI tahun baru 2026 menjadi semangat baru bagi Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dalam membawa Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur sebagaimana visi-nya lima tahun ke depan bersama Wakil Bupati dr. M. Rizal Oktavian. 

Di tengah investasi yang kian tumbuh, Gus Bupati optimistis di tahun berjalan ini pertumbuhan ekonomi juga semakin melesat. ’’Insya Allah kami akan selalu berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi 2026 di Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Gus Bupati, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (20/1). 

Optimistis itu bukan tak mendasar. Sebab, di era setahun kepemimpinannya, Gus Bupati berhasil membuktikan jika pada penutupan tahun 2025 lalu, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mojokerto mencapai 6,05 persen.

Pencapaian ini bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi JawaTimur sebesar 5,22 persen maupun Nasional sebesar 5,04 persen. ’’Ini menandakan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah yang kita jalankan berada pada jalur yang tepat. Ini menjadi capaian luar biasa,’’ tegasnya. 

Menurutnya, pencapaian ini tentu bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. Termasuk kerja keras jajaran pemerintah daerah (pemda) dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong investasi, menguatkan UMKM, dan memastikan belanja daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat.

’’Ke depan, kita akan menjaga momentum pertumbuhan ini agar selaras dengan sasaran RPJMD, yaitu terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,’’ jelasnya. 

Tak kalah penting, Gus Bupati menegaskan, pertumbuhan ekonomi ini juga harus terus dipastikan tidak hanya tinggi secara statistik, tetapi juga merata dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Di tengah pemangkasan transfer pusat ke daerah (TKD) capai Rp 316 miliar akan menjadi pelecut pemkab untuk lebih inovatif. Pihaknya pun berkomitmen menciptakan iklim investasi yang ramah, cepat, dan bekepastian di bumi Majapahit. ’’Kita berupaya menghadirkan perizinan yang mudah dan berkepastian. Dengan iklim investasi yang baik insya Allah pertumbuhan ekonomi juga akan baik,’’ tandas Gus Bupati. 

Di sisi lain, melalui berbagai terobosan, investasi juga terus tumbuh. Pada 2025 menembus Rp 4,45 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya di angka Rp 3,9 triliun. ’’Upaya-upaya peningkatan PAD juga akan kita maksimalkan. Artinya, kita akan berupaya keras untuk menjaga perekonomian menjadi stabil,’’ urainya. 

Seabrek potensi yang belakangan menguap membuat pemda mulai terbangun menuju kemandirian fiskal daerah. Salah satu yang tengah digencarkan dengan melakukaan penertiban pendirian tiang dan jaringan kabel fiber optic (FO) ilegal. Hemat Gus Bupati, potensi kebocoran PAD menembus puluhan miliar per tahun.

Pun demikian dengan pemanfaatan kawasan wisata di lereng Gunung Welirang, Desa Padusan, Kecamatan Pacet. Upaya menutup potensi kebocoran PAD juga dilakukan pemda pada sektor pariwisata. Seiring bermunculannya destinasi anyar yang perjanjian kerja samanya (PKS) tanpa melalui pemda. (ori/fen/ris)

Editor : Fendy Hermansyah
#investasi mojokerto #perizinan mojokerto #Pemkab Mojokerto