Direktur Perumdam Mojopahit Mojokerto Fayakun Hidayat mengatakan, sejumlah program strategis akan dijalankan secara masif untuk memperkuat kinerja perusahaan. ”Selain fokus pada penyediaan air bersih, perusahaan juga melakukan transformasi pada produksi air minum dalam kemasan MASA,” ujarnya.
Sudah banyak kerja sama yang dijalin, termasuk dengan sekolah menengah pertama di wilayah Kabupaten Mojokerto, untuk penyediaan air minum galon dan botol guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
”Untuk layanan air bersih kami memberikan diskon pasangan baru dengan by pemasangan hanya Rp 700.000 bisa diangsur tiga kali untuk wilayah Kecamatan Puri, Sooko, dan Mojoanyar. Kinerja sudah bagus, tetapi perbaikan harus terus terbuka lebar,” katanya.
Fayakun menjelaskan, produk MASA yang diluncurkan sejak Mei 2023 lalu, kini menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru. Rata-rata produksi dengan jangkauan pemasaran hingga wilayah Mojokerto Raya.
”Dari petugas lapangan hingga staf administrasi, dari teknisi hingga tim pelayanan pelanggan, dari manajemen hingga operator harian. Setiap kontribusi adalah bagian penting dari keberhasilan ini,” imbuhnya.
Menurutnya, pencapaian yang diraih Perumdam tidak lepas dari sinergi yang terjalin harmonis. Termasuk untuk kepedulian sosial dan lingkungan dari CSR (corporate social responsibility) tahun 2025 sudah dilaksanakan untuk reboisasi dan perawatan sumur resapan bersama Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto.
Juga memberikan bantuan 30 buah gerobak bagi pedagang keliling dan untuk anak yatim, hingga program bedah rumah. ’’Capaian ini tak lepas dari dukungan arahan dari Gus Bupati sebagai KPM Perumdam Mojopahit Mojokerto,” tandasnya.
Sejumlah inovasi yang telah dilakukan salah satunya adalah produk AMDK dengan merek MASA. Untuk meningkatkan penjualan, Perumdam Mojopahit memberikan informasi melalui sosial media dan pembayaran rekening secara online melalui bank, minimarket, hingga online shop.
’’Kami juga mulai bertransformasi ke digital dan mengimplementasikan untuk memanfaatkan teknologi informasi. Aplikasi yang kami gunakan sudah saling terintegrasi. Sehingga dapat tercipta sistem informasi manajemen dan pelayanan yang baik, akuntabel, dan transparan ,’’ jelas Fayakun.
Beberapa aplikasi tersebut di antaranya, Sipasba, Simasset, Simbat, Billing system, Siaku, Sipengaduan, GIS, Simpeg, dan Absen mobile. ’’Ada pula alat yang sudah diciptakan secara mandiri, yaitu foto meter air digital menggunakan tenaga surya, manometer digital, hingga lampu indikator ketinggian air pada ground air,’’ tandasnya.
Sesuai tema HUT ke-45 Perumdam Mojopahit Mojokerto tahun 2026, Tangguh dan Optimis untuk Pelayanan (TOP), pihaknya berharap dapat terus memberikan dukungan dan manfaat terhadap pelayanan dan pembangunan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. ”Sesuai dengan visi dan misi Bupati Mojokerto, terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,” pungkasnya. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah