Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Harga Cabai Rawit di Kota Mojokerto Makin Pedas

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 24 Desember 2025 | 01:55 WIB

 

MELONJAK: Pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, sedang melayani pembeli. Memasuki Nataru, harga cabai dan sayuran naik drastis.
MELONJAK: Pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, sedang melayani pembeli. Memasuki Nataru, harga cabai dan sayuran naik drastis.
 

Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 80 Ribu Per Kg

KOTA – Memasuki momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga cabai rawit di Kota Mojokerto menggila. Harga komoditas bumbu pedas itu sudah menembus Rp 80 ribu per kilogram (kg), atau dua kali lipat dari harga pada umumnya. Curah hujan tinggi disebut menjadi salah satu pemicu harga cabai rawit naik drastis.

Lonjakan harga itu merupakan hasil pantauan di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (22/12). Ardian Firmansyah, salah satu pedagang, mengatakan, harga cabai rawit mengalami fluktuasi setiap hari, meskipun masih pada batas ”mahal”. ”Hari ini (kemarin, Red) Rp 60 ribu per kg, kemarin (Minggu, Red) tembus Rp 80 ribu per kg,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai rawit pada pengujung tahun ini terbilang siginifikan. Sebab, lanjut dia, hingga pekan lalu harga cabai rawit masih stabil di kisaran Rp 40 ribu hingga 45 ribu per kg. ”Sebelumnya awet di harga segitu,” ucapnya.

Ardian menyatakan, lonjakan harga dipengaruhi faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi membuat cabai tak mampu bertahan lama. Akibatnya, banyak cabai yang busuk sehingga stoknya berkurang. ”Cabai cepat busuk karena kena hujan terus,” tandas dia.

Menurutnya, tren serupa juga terjadi pada komoditas sayur-sayuran yang berdampak pada kenaikan harga. ”Harga bumbu-bumbu lain masih aman, kalau harga sayur naik banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, laman Siskaperbapo mencatat harga cabai rawit merah di Pasar Tanjung Anyar kemarin naik 11,11 persen. Yakni, dari Rp 45 ribu per kg dari hari sebelumnya menjadi Rp 50 ribu per kg. Sebaliknya, harga cabai merah keriting dan cabai merah besar justru tercatat turun masing-masing Rp 10 ribu per kg. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#harga cabai #cabai mojokerto #cabai rawit