Tembus Rp 32 Ribu Per Kilogram
KOTA – Harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Salah satunya harga telur ayam yang saat ini mencapai Rp 32 ribu per kilogram (kg). Mahalnya kebutuhan pokok itu membuat konsumen rumah tangga dan pemilik usaha warung makan menjerit. Lonjakan harga telur terpantau di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (13/10). Ais, salah satu pedagang mengatakan, kenaikan harga telur terjadi sejak Senin pekan lalu. ”Sudah satu minggu ini naik bertahap,” ujarnya.
Dia menyebut, kenaikan harga telur berlangsung secara signifikan. Dari harga normal Rp 25 ribu per kg, kini telah menembus Rp 32 ribu per kg. ”Tiap hari naik seribu rupiah,” imbuhnya. Menurut Ais, lonjakan harga kebutuhan pokok ini dipengaruhi minimnya stok. Di mana, belakangan pasokan telur dari peternak di Kediri dan Tulungagung berkurang. Sehingga kondisi tersebut menyebabkan harga telur melambung. ”Naiknya sudah dari sana, kita mengikuti saja,” ucap dia.
Mahalnya harga telur ayam membuat konsumen mengeluh. Salah satunya Arifin, pemilik warung makan di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. Dia mengaku sejak dua hari terakhir terpaksa membeli telur dengan harga Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu per kg untuk kebutuhan rumah tangga dan masakan di warungnya. ”Termasuk mahal, biasanya kalau naik paling mentok Rp 28 ribu (per kg),” tandasnya.
Sementara itu, pantauan di laman Siskaperbapo kemarin sore menunjukkan, harga telur ras di Kota dan Kabupaten Mojokerto Rp 27 ribu hingga Rp 28 ribu per kg. Selain itu, mayoritas harga kebutuhan pokok juga stagnan, seperti daging ayam ras Rp 34 ribu per kg, cabai rawit Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu per kg, bawang merah Rp 31 ribu hingga Rp 32 ribu per kg, dan bawang putih Rp 29 ribu hingga Rp 31 ribu per kg. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi