KOTA - Berbagai jenis alat timbang milik pedagang di pasar tradisional di Kota Mojokerto dilakukan tera ulang. Selama sebulan ke depan, sejumlah alat ukur, takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) yang kedapatan tak akurat langsung dilakukan penyesuaian guna mengantisipasi kecurangan.
Pekan ini, tera ulang menyasar alat timbang milik pedagang di sekitar Pasar Tradisional Prajurit Kulon. Pengecekan ulang dilakukan oleh petugas Diskopukmperindag Kota Mojokerto bersama Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
”Tera ulang ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecurangan terhadap masyarakat, khususnya terhadap konsumen guna memberi perlindungan kepada mereka,” ungkap Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Amin Wachid saat ditemui kemarin (8/10).
Menurutnya, terdapat puluhan alat timbang yang dilakukan uji tera ulang. Baik UTTP kategori digital maupun konvensional yang berasal dari para pedagang pasar tradisional dan toko modern.
Petugas melakukan tera ulang dengan mengecek kondisi secara fisik serta keakuratannya dari masing-masing UTTP. ”Ada yang kurang akurat langsung dilakukan penyesuaian, kami pastikan agar takaran sesuai,” tandasnya.
Dikatakannya, tera ulang akan dilaksankan secara rutin hingga 29 Oktober mendatang. Mulai pekan depan, pengecekan alat timbang bakal digulirkan di Pasar Tanjung Anyar. ”Layanan tera ini tidak dipungut biaya,” pungkas Amin. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi