KOTA - Sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Salah satunya daging ayam potong dari Rp 32 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 37 per kg. Minimnya pasokan menjadi salah satu faktor penyebab lonjakan harga.
Fluktuasi harga itu terpantau di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (8/9). Diah, penjual daging ayam mengatakan, kenaikan harga terjadi 3-4 hari belakangan. ’’Bukan naik sih, tapi ganti harga,’’ sindirnya.
Naiknya harga ayam ras sebesar Rp 5 ribu per kg ini berlangsung seiring momen peringatan Maulid Nabi. Namun, Diah menyatakan momen libur panjang itu tak menjadi pengaruh. Justru, menurut perempuan tersebut, pengurangan pasokan yang menjadi menyebabkan harganya kini mahal. ’’Katanya susah dapat ayamnya, jadi stoknya terbatas,’’ tutur pemilik lapak yang mendapat pasokan ayam pedaging dari Blitar dan Kediri itu.
Sementara itu, laman Siskaperbapo per kemarin petang menunjukkan, harga ayam ras di Pasar Tanjung Anyar stagnan Rp 33 ribu per kg. Kondisi tanpa fluktuasi juga terpantau pada hampir seluruh jenis bahan pokok. Hanya cabai merah keriting yang terpantau naik dari Rp 33 ribu per kg menjadi Rp 35 ribu per kg. Sementara itu, harga bawang merah turun tipis dari Rp 33 ribu per kg jadi Rp 32 ribu per kg. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi