Peningkatan 100 Persen, Diminati Pasar Luar Pulau
KABUPATEN - Bisnis hampers atau bingkisan Lebaran semakin marak digeluti pelaku usaha kreatif. Tren ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi penjual, tetapi juga memudahkan konsumen dalam mencari hadiah yang praktis dan bermakna.
Peluang itu lantas dimanfaatkan Fani Dwi Satya Rahmana untuk menyediakan hampers yang bisa didesain sesuai permintaan pelanggan. Meski baru memulai usahanya pada tahun 2023 silam, usaha milik perempuan 37 tahun itu kebanjiran order selama Ramadan ini. ’’Orang-orang yang punya usaha suvenir hampers banyak yang sudah pesan jauh hari. Masuk Ramadan ini, mulai ada peningkatan pesanan, lebih dari 100 persen,’’ katanya, kemarin.
Selain mika transparan, totebag juga banyak dipesan. Sebab, menurut dia, kedua jenis tas hampers ini tidak lekang oleh zaman, dan bisa dipakai setelah Lebaran. Selain kedua jenis tersebut, ia juga menyediakan hampers berbahan kanvas, dan spunbond dengan harga yang terjangkau. ’’Harganya mulai dari Rp 2 ribu. Pilihan tas hampers Lebaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, baik pribadi maupun instansi atau perusahaan,’’ ulasnya.
Melalui penjualan online di media sosial, ia mendapat banyak pelanggan dari luar kota, bahkan luar pulau Jawa. Di samping itu, banyak konsumen yang datang langsung ke lokasi produksi di Jalan Nila 1, Perumahan Wisma Sooko Indah, Desa/Kecamatan Sooko. ’’Kalau datang ke sini biasanya dari sekitar Mojokerto sendiri. Kita juga suplai untuk distributor toko plastik di luar Jawa. Selama stok ada, ya kita kerjakan,’’ ungkap ibu tiga anak ini.
Dibantu 10 orang karyawan, Fani mengaku telah mempersiapkan khusus untuk bulan puasa dan Lebaran 1446 Hijriyah ini, sejak empat bulan lalu. Rumah miliknya disulap sebagai tempat packing dan display. Sementara dua rumah lainnya tak jauh dari kediamannya dimanfaatkan untuk proses produksi. ’’Proses pembuatan tas hampers Lebaran ini harus dibuat dengan perhatian khusus dan detail. Karena mencerminkan pesan yang ingin disampaikan oleh pemberi hadiah,’’ beber mantan pegawai salah satu bank swasta tersebut. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi