Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Harga BBM Non Subsidi Naik, Polisi Sisir SPBU, Pastikan Stok Pertamax Aman

Martda Vadetya • Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:45 WIB
NORMAL: Petugas Polsek Dlanggu mengecek proses pengisian dan stok BBM nonsubsidi di dua SPBU seusai pemerintah menaikkan harga sejak Sabtu (10/8).
NORMAL: Petugas Polsek Dlanggu mengecek proses pengisian dan stok BBM nonsubsidi di dua SPBU seusai pemerintah menaikkan harga sejak Sabtu (10/8).

KABUPATEN – Kepolisian melakukan patroli ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi resmi dinaikkan pemerintah sejak Sabtu (10/8).

Petugas memastikan situasi dan kondisi SPBU yang tersebar di setiap kecamatan di wilayah jajaran Polres Mojokerto tetap kondusif dan stok BBM aman.

Salah satunya dilakukan Polsek Dlanggu. Dua SPBU Pertamina di wilayah Dlanggu langsung dipantau seusai terjadi kenaikan harga BBM.

Yakni, SPBU di Desa Kedunglengkong dan SPBU di Desa Sumbersono. ”Di dua SPBU tersebut kami memastikan situasi tetap kondusif dan tidak ada antrean panjang,” terang Kapolsek Dlanggu Iptu MK Umam, kemarin.

Memang, terhitung sejak Sabtu (10/8) pukul 00.00 WIB, BBM nonsubsidi di Jawa Timur, termasuk di Mojokerto resmi alami kenaikan harga.

Harga pertamax naik Rp 750 per liter dari sebelumnya Rp 12.950 per liter, sekarang menjadi Rp 13.700 per liter. Selain itu, harga pertamax green juga naik dari sebelumnya Rp 13.900 menjadi Rp 15 ribu per liter liter.

Harga pertamax turbo turut terkerek naik dari sebelumnya Rp 14.400 menjadi Rp 15.450 ribu per liter.

Sedangkan dexlite yang semula Rp 14.550 kini menjadi Rp 15.350 per liter. Pertamina dex juga naik harga dari Rp 15.100 menjadi Rp 15.650 per liter.

Selain melakukan sosialisasi, kepolisian turut mengecek takaran pompa dan stok BBM. Hasilnya, dipastikan aman hingga beberapa hari ke depan.

”Terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi ini kita lakukan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dan sosialisasikan pada petugas SPBU agar tidak melakukan kecurangan saat melayani pembeli,” ungkap mantan Kasi Humas Polres Mojokerto Kota ini.

Patroli dan pemantauan situasi di SPBU, tambah Umam, akan lebih rutin dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan konsumen, serta pengelola SPBU.

Hal senada diungkapkan Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto. Dari patroli yang digelar di SPBU Desa Sampangagung, pihaknya memastikan situasi dan kondisi tetap aman.

Tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran dari pihak pengelola SPBU dalam melayani konsumen.

”Sampai saat ini situasi di SPBU terpantau kondusif. Stok BBM kemarin sekitar 10 ribu liter untuk pertamax. Estimasi aman hingga beberapa hari ke depan,” ungkapnya. (vad/ris)

 

Editor : Imron Arlado
#BBM Non Subdisi #spbu #bbm naik #pertamax