TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pekerja menyelesaikan kerajinan cor kuningan di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/4). Kades Bejijong Pradana Tera Mardiatna mengatakan, mula-mula di desanya terdapat 200-an pelaku usaha cor kuningan. Namun pasca pandemi pelaku usaha kreatif tersebut menyusut menjadi 164 usaha.
Beberapa bulan terakhir ini, permintaan pasar patung berbahan kuningan tersebut meningkat. Itu seiring naiknya kunjungan wisata di Bali dan berbagai wilayah di Indonesia. ’’Ya, patung buatan masyarakat Desa Bejijong ini sudah merambah mancanegara. Tak hanya pesanan lokal, patung berbentuk Budha, Dewa Shiwa dan ornamen-ornamen etnik lainya tersebut merambah manca negara, baik asia dan eropa,’’ ungkap Pradana.
Kerajinan khas Trowulan itu tak hanya berbahan kuningan saja. Turis mancanegara juga kerap pesan patung dengan bahan perunggu hingga emas murni. ’’Untuk pesanan semacam itu kita layani dan jumlah pesanan kian banyak,’’ ungkap Agus salah satu perajin. (fan/fen)
Editor : Hendra Junaedi