Tren kenaikan harga tomat berlangsung sejak musim pengujan dan makin siginifikan saat mendekati Lebaran.
Tingginya harga tomat dikeluhkan sejumlah pelaku usaha rumah makan di Kota Mojokerto.
Salah satunya Zainal Arifin, 49. Selain harganya yang mahal, banyak pedagang yang tak lagi melayani pembelian secara eceran.
’’Saya beli di tempat grosir langganan, kalau yang pedagang-pedagang kecil sudah tidak stok lagi karena risiko tidak laku,’’ kata Arifin yang kulakan tomat di Pasar Tanjung Anyar, Jumat (5/4).
Demi memenuhi kebutuhan rumah makan miliknya, Arifin terpaksa membeli satu kilogram tomat dengan harga Rp 30 ribu.
Menurutnya, harga ini lebih mending dibanding beberapa hari sebelumnya yang sempat tembus sampai Rp 35 ribu per kg.
’’Kalau di kios-kios mungkin masih banyak yang lebih mahal,’’ imbuhnya.
Perkiraan Arifin seolah diamini para pemilik kios sembako di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. Seperti Aminah, 40, yang menjual tomat dengan harga Rp 38 ribu per kg.
Menurutnya, harga tomat makin naik signifikan sejak awal bulan puasa. ’’Apalagi sekarang mau Lebaran, mungkin akan naik lagi,’’ katanya.
Di kios Ardian, pedagang lain, harga tomat malah lebih menggila.
Selama beberapa hari terakhir harga tomat di tempatnya sudah menyentuh angka tertinggi yakni Rp 40 ribu per kg.
Lonjakannya pun terpaut jauh dari pekan lalu yang masih berada di kisaran Rp 28-30 ribu per kg.
’’Mahalnya sejak awal tahun, mungkin karena faktor musim hujan jadi panennya turun,’’ ujar warga Kelurahan Sudironawan, Kecamatan Prajurit Kulon, itu.
Harga tomat hari-hari ini jelas tak wajar. Umumnya harga jual tomat tak lebih dari Rp 10 ribu per kg.
Namun, semenjak musim penghujan belakangan, harganya mulai mengalami kenaikan.
Curah hujan tinggi ditengarai menjadi salah satu faktor menurunnya pasokan yang menyebabkan harga tomat melambung.
Zainal Arifin menyebut, kondisi harga tomat saat ini telah melampaui harga bahan pokok seperti telur ayam.
Pekan lalu, harga telur ayam sekitar Rp 32 ribu per kg, namun belakang sudah mulai turun. Per kemarin, menurutnya, harga satu kilogram telur Rp 26 ribu.
’’Jadi lebih mahal tomat daripada telur. Untung cabai rawit tidak ikut naik juga,’’ lontarnya disambung tawa.
Kondisi demikian juga terpantau di laman Siskaperbapo per Jumat (5/4).
Laporan hasil monitoring harga sembako di Jatim yang diperbarui secara real time itu menyebutkan, harga tomat merah di Pasar Tanjung Anyar dan semua pasar di Kota Mojokerto mencapai Rp 35 ribu per kg.
Sedangkan harga telur ayam ras yakni Rp 27,5 ribu per kg di semua pasar dan Rp 27 ribu per kg khusus di Pasar Tanjung Anyar. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah