Hal itu seiring saat Bupati Ikfina Fahmawati bersama Kajari Kabupaten Mojokerto Sulvia Triana Hapsari yang tengah melakukan pemantauan ikut menikmati es cendol di pelataran pasar.
Suasa itu nampak pecah saat secara langsung Ikfina sekolah menjadi penjual es cendol. Dengan telaten, dia membuatkan satu persatu agar bisa menikmati es yang dibuat dari tepung beras tersebut.
''Ayo-ayo ini untuk Bu kajari, tadi sudah makan rendang, sekarang ganti minum es cendol biar segar,'' ungkap Ikfina seraya memberikan segelas es ke Sulvia.
Sontak aksi ini mengundang canda tawa dari forkopimda dan masyarakat yang hadir. Sedikit perhatian yang diberikan bupati kepada kajari ini tak lain bagian dari kehidupan dan sinergitas serta menjaga komitmen dalam setiap kegiatan yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Salah satunya dalam pengendalian inflasi daerah melalui operasi pasar tersebut.
Es cendol ini sangat cocok dan bisa menjadi pilihan sebagai minuman di tengah cuaca panas yang terjadi belakangan ini.
Rasa kental santan dan sirop gula aren membuat nagihin.
Tak berhenti sampai di situ, melibatkan Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI), membuat OP di pasar Raya Mojosari ini juga berbeda dari sebelumnya.
Musik dangdut ini bagian dari upaya pemda menghibur masyarakat. Sekaligus menjadi magnet agar gerakan pengendalian inflasi daerah melalui OP ini bisa langsung dirasakan masyarakat. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah