Seperti yang terpantau di Pasar Raya Mojosari. Operasi pasar yang langsung dipantau Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan forkopimda kabupaten ini banyak menyedot antusiasme masyarakat sekitar.
Mereka yang mengetahui penjualan harga pokok lebih murah ini langsung tumplek blek.
''Operasi pasar ini memang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam stabilisasi harga beras di pasaran,'' ungkap Ikfina.
Menurutnya, operasi pasar yang digelar di beberapa titik ini menindaklanjuti harga komoditas beras yang tergolong tinggi.
Apalagi, sebelumnya menjadi penyumbang inflasi daerah cukup tinggi dibanding komoditas lain.
Sehingga, pemda diharuskan gerak cepat dalam melakukan pengendalian.
''Salah satunya yang bisa kita lakukan ya melalui OP ini. Dan Alhamdulillah, semuanya habis dalam hitungan menit,'' tegasnya.
Benar saja, harga yang lebih murah dibanding harga di pasar membuat masyarakat berbondong-bondong ke lokasi OP.
''Jadi untuk OP yang bekerja sama dengan Bulog hari ini kita gelar di tiga titik,'' ungkap Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah.
Selain di pasar Raya Mojosari, penjualan kebutuhan pokok murah ini juga dilakukan di Kantor Kecamatan Sooko dan Gedeg.
Tak berbeda dengan yang di pasar, di dua kantor kecamatan yang masing-masing disediakan dua ton beras ini, juga seketika diserbu masyarakat.
''Bahkan saya dapat laporan dari camatnya ini tadi minta tambahan, tidak hanya untuk yang medium, ternyata masyarakat juga antusias membeli yang premium,'' tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Selatan, Rusli, menegaskan, hingga sekarang stok beras di Bulog masih aman. Bahkan masih mampu memenuhi kebutuhan hingga tahun depan.
''Stok kita sekarang masih ada sekitar 7.650 ton. Jadi masih cukup untuk menyanggah kebutuhan hingga delapan bulan kedepan. Tidak hanya untuk Kabupaten Mojokerto, tapi Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang,'' ungkapnya.
Tak urung di tengah harga beras melambung pihaknya terus gencarkan OP bersama pemda dengan harga Rp 10.200 per kilogram. Termasuk memperluas Toko Pangan Kita (TPK) yang ada di pasar.
''TPK kota di Pasar Mojosari ini ada tujuh, setiap hari kita suplai 500 kilo per TPK. Jadi ini kita lakukan secara masif supaya masyarakat mendapatkan harga yang murah,'' tegasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah