Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Harga Beras di Kota Mojokerto Lampaui HET

Fendy Hermansyah • Jumat, 23 Desember 2022 | 16:06 WIB
DIBURU: Warga mengantre untuk membeli bahan pokok dalam kegiatan operasi pasar di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin. (Rizal Amrulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
DIBURU: Warga mengantre untuk membeli bahan pokok dalam kegiatan operasi pasar di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin. (Rizal Amrulloh/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Sediakan 2 Ton Per Hari dalam Operasi Pasar

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mendekati Natal dan tahun baru (Nataru), harga beras di Kota Mojokerto melambung hingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Hingga pekan depan, pemkot menyediakan 2 ton per hari dalam operasi pasar.

Operasi pasar digelar di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto mulai kemarin. Beras menjadi salah satu komoditas bahan pokok yang disediakan di pasar murah yang akan digelar selama lima hari tersebut. ”Untuk komoditas, utamanya memang beras,” terang Kabid Perdagangan Diskopukmperindag Kota Mojokerto Heri Setiyawan.

Pasalnya, sebut Heri, harga beras medium di pasaran saat ini telah menyentuh kisaran Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per kilogram (Kg). Harga tersebut, kata dia, sudah melampaui HET yang ditetapkan sejumlah Rp 9.450 per Kg. ”Jadi sudah di atas lima persen kenaikannya,” imbuhnya.

Melambungnya harga beras tersebut juga menjadi salah satu temuan dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Ika Puspitasari bersama satgas pangan lusa lalu. Karena itu, operasi pasar dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hingga setelah hari Raya Natal atau berakhir Selasa (27/12) nanti.

Diskopukmperindag menggandeng Bulog Cabang Surabaya Selatan untuk menyediakan beras. Heri mengaku, selama masa operasi pasar, petugas akan memenuhi sesuai kebutuhan masyarakat. ”Kurang lebih 2 ton per hari untuk operasi pasar, tapi jika ada permintaan lebih stoknya akan kami tambah,” ulasnya.

Untuk beras medium, harga dibanderol Rp 43.500 untuk kemasan 5 Kg atau setara Rp 8.700 per Kg. Sedangkan untuk beras premium harganya Rp 52.500 kemasan 5 Kg. Selain dijual langsung ke pembeli, operasi pasar selama Nataru ini juga akan melakukan dropping barang ke para agen di pasar tradisional.

Selain itu, juga menyediakan bahan pokok lainnya yang juga mengalami kenaikan harga. Antara lain gula pasir dengan harga Rp 13.000 per Kg atau Rp 25.500 per 2 Kg, minyak goreng Rp 31.000 kemasan 2 liter, dan telur ayam Rp 25.000 per kilogram. Rencananya, imbuh Heri, komoditas bahan pangan akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan jelang Hari Raya Natal nanti. ”Rencana ada kami tambah komoditas bawang merah, bawang putih, sama cabai,” paparnya. (ram/ron)


Editor : Fendy Hermansyah
#operasi pasar #kabupaten mojokerto #Majapahit #Mojopahit #kerajaan majapahit #harga beras naik #Kota Mojokerto #HET beras #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde