Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Pemkab Mojokerto Jelang Nataru

Fendy Hermansyah • Senin, 12 Desember 2022 | 21:50 WIB
Photo
Photo
MOJOKERTO - Kenaikan harga-harga bahan pokok disikapi pemerintah dengan menggelar operasi pasar (OP). Sejumlah komoditas yang alami kenaikan harga di pasaran dijual di bawah harga umum dalam OP. Seperti telur cuma Rp 27.500 per kilogram.

Menurut info yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, Operasi Pasar (OP) digelar Pemkab Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). OP dimulai hari ini, Senin (12/12/2022) di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko dan Pasar Bagusan (eks Lespadangan) Kecamatan Gedeg.

Kemudian OP digelar tiap hari Senin, Rabu, dan Jumat hingga pekan ketiga Desember. Lokasinya digilir per kecamatan. Berikut ini jadwal dan lokasi OP:

- Senin (12/12) di Pasar Kedungmaling, Sooko dan Pasar Bagusan, Gedeg.
- Rabu (14/12) di Pasar Raya Mojosari dan Pasar Niaga.
- Jumat (16/12) di Pasar Dinoyo, Jatirejo dan Pasar Pugeran, Gondang.
- Senin (19/12) di Pasar Canggu, Jetis dan Pasar Kemlagi.
- Rabu (21/12) di Pasar Randegan, Dawarblandong dan Pasar Perning, Jetis.
- Jumat (23/12) di Pasar Pacet dan Pasar Dlanggu.

Komoditas yang dijual saat OP di antaranya:
- Beras Setra Ramos : Rp 57.000 per 5 kg
- Beras IR 64 Medium : Rp 43.500 per 5 kg
- MinyakKita : Rp 12.500 per liter
- Minyak Sovia : Rp 32.000 per 2 liter
- Telur ayam ras : Rp 27.500 per kg.

Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah sebelummya mengatakan, upaya operasi pasar yang kini sudah berjalan pun bakal ditingkatkan. Baik terkait intensitas kegiatan penjualan kebutuhan pokok murah ini atau pun memperbanyak penjualan komoditas. Artinya, jika beberapa pekan ini operasi pasar menyediakan minyak goreng, beras, dan gula, ke depan bakal ditambah dengan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan telur. ’’Selain memperbanyak komoditas, kapasitas juga kita tambah. Seperti beras IR 64 jika tiap hari kita sediakan 1 ton beras, dalam OP berikutnya bisa ditambah, bekerjasama dengan Bulog,’’ jelasnya.

Seperti OP yang berlangsung kemarin. Setidaknya ada dua lokasi berbeda. Masing-masing di Pasar Gempolkrep, Gedeg, dan Kemlagi. Hasilnya, 184 pack kemasan 5 kilogram beras berbagai jenis ludes diserbu masyarakat. Sedangkan, minyak goreng terjual 72 pouch Minyak Sovia kemasan satu liter, 35 pouch Minyak Sovia kemasan dua liter, serta Minyakkita 108 pouch kemasan satu liter.

Sedangkan, gula pasir laku 28 kilogram. ’’Jelang nataru bakal kita intensifkan lagi, besok seluruh petugas pasar kita kumpulkan untuk koordinasi rencana operasi pasar setiap hari, tidak lagi tiga hari sekali,’’ tandasnya. (ori) Editor : Fendy Hermansyah
#operasi pasar #kabupaten mojokerto #Majapahit #disperindag #harga bahan pokok #pasar #kerajaan majapahit #sembako #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde