Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jelang Nataru, Harga Telur di Mojokerto Melambung

Fendy Hermansyah • Minggu, 4 Desember 2022 | 14:18 WIB
MEROKET: Salah satu penjual melayani pembeli di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (3/12). Menjelang Natal dan tahun baru, harga telur ayam mengalami kenaikan. (Indah Oceananda/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MEROKET: Salah satu penjual melayani pembeli di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (3/12). Menjelang Natal dan tahun baru, harga telur ayam mengalami kenaikan. (Indah Oceananda/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Pengiriman Lambat, Omzet Menurun

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Harga telur ayam di sejumlah pasar dan toko sembako Kota Mojokerto mulai melambung naik. Kenaikan harga ini diperkirakan terus terjadi lantaran mendekati Natal dan Tahun Baru.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (3/12), harga telur ayam di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto mulai mengalami kenaikan. Semi, salah satu pedagang mengatakan, kenaikan harga telur merangkak naik sejak dua pekan. Dari harga biasanya Rp 28 ribu, kini menjadi Rp 32 ribu per kilogram. ’’Mulai kenaikan sampai tembus Rp 32 ribu itu ya dua hari ini,’’ ujarnya.

Semi mengaku, kenaikan harga telur memang kerap terjadi menjelang momentum keagamaan dan tahun baru. Akibat dari lonjakan harga ini, wanita 56 tahun tersebut mengeluhkan omzet penjualannya berkurang sekitar 30 persen. Lantaran, banyak pelanggan mengeluh hingga tidak jadi beli akibat kemahalan. ’’Biasanya sedia dua peti, sekarang jadi satu peti saja itu juga jarang habis karena harganya naik terus,’’ paparnya.

Dia menambahkan, kenaikan harga telur ayam ini disebabkan pasokan barang yang kurang lancar. Selain itu, proses distribusi harus masuk daftar tunggu, tidak dapat langsung dikirim dari distributor. ’’Memang dari pihak pasokan yang agak telat ngirim-nya, jadi nggak lancar,’’ bebernya.

Sementara itu, berdasarkan siskaperbapo.jatimprov.go.id, rata-rata harga telur ayam ras di Kota Mojokerto sebesar Rp 29.248 per kilogram. Sedangkan, di tingkat pedagang, harga telur ayam ras dijual mencapai Rp 30.000 ribu bahkan lebih untuk per kilogramnya. Harga ini juga berlaku di Pasar Prajuritkulon. Dari yang sebelumnya Rp 28.500 menjadi Rp 29.248 per kilogram.

Kadiskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya menerangkan, tak dipungkiri kenaikan harga telur memang kerap terjadi menjelang Natal dan tahun baru. Oleh karenanya, setiap pekan, pihaknya selalu rutin memantau pergerakan kenaikan harga, terutama untuk komoditas telur. ’’Biasanya memang penjual memanfaatkan momentum seperti ini untuk kenaikan harga. Minggu depan, kami akan gelar operasi pasar untuk intervensi tren harga khusus telur selama tiga hari,’’ tandasnya.

Sementara itu, di kabupaten, harga telur juga mengalami kenaikan. Terpantau melalui laman siskaperbapo.jatimprov.go.id, harga telur per kilogramnya menjadi Rp 31.000 dari yang sebelumnya Rp 30 ribu. Kenaikan harga ini terjadi di Pasar Gempol Kerep, Pohjejer, Kedung Maling, dan Mojosari. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #telur ayam #Mojopahit #kerajaan majapahit #harga telur #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde