JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Video yang memperlihatkan sepasang muda-mudi diduga melakukan tindakan asusila di area wisata alam viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Air Terjun Coban Kromo, Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.
Dalam video yang beredar, pasangan tersebut terlihat berada di area yang relatif sepi di sekitar air terjun. Aksi keduanya kemudian memicu kecurigaan warga yang berada di lokasi wisata tersebut.
Baca Juga: Seorang Pria Tewas Usai Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri
Beberapa warga yang penasaran kemudian mendekati lokasi dan mendapati pasangan tersebut berada di balik batu besar di sekitar air terjun. Warga menduga keduanya tengah melakukan tindakan tidak senonoh di tempat umum.
Mengetahui hal tersebut, warga langsung menggerebek pasangan tersebut. Situasi sempat menarik perhatian sejumlah pengunjung yang berada di sekitar lokasi wisata. Peristiwa penggerebekan itu juga sempat direkam oleh warga hingga videonya kemudian viral menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.
Baca Juga: Polisi Ramp Check Bus di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, pria dalam video tersebut disebut merupakan warga warga Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Sementara perempuan yang bersamanya dikabarkan berasal dari Sumatra dan berstatus sebagai mahasiswi di salah satu kampus yang ada di Tulungagung.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena diduga terjadi di tempat wisata terbuka yang kerap dikunjungi masyarakat. Selain itu, kejadian tersebut juga disebut berlangsung pada siang hari di bulan Ramadan. Perilaku mereka dinilai tidak pantas serta tidak menghormati bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Tutup Got Jalan Empunala Kota Mojokerto Amblas, Baru Ditambal sudah Rusak Lagi
Setelah digerebek, pasangan tersebut kemudian dibawa oleh warga ke balai desa untuk dimintai keterangan. Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat sekaligus memicu berbagai reaksi dari warganet di media sosial. Mereka turut menyayangkan tindakan pasangan tersebut, terutama karena dilakukan di tengah bulan Ramadan. RIRA
Editor : Imron Arlado