RADAR MOJOKERTO - Idul adha selalu identik dengan penyembelihan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Aturan tentang berkurban ini bahkan telah disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 34-34 yang berbunyi
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. Maka, Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya”.
Nah, melalui turunnya ayat tentang kurban tersebut, apakah pernah terbesit sebenarnya tentang apa saja hewan yang boleh dikurbankan dan mengapa sapi dan kambing menjadi hewan pilihan untuk kurban, berikut penjelasannya.
Baca Juga: Hari Raya Idul Adha Sebentar Lagi, Lakukan 5 Amalan Sunnah Ini Agar Keberkahan Menyertaimu
1. Daftar Hewan yang Boleh Dikurbankan
Hewan yang boleh dikurbankan menurut syariat Islam adalah hewan ternak. Daftar hewan ternak untuk berkurban diantaranya ialah sapi, kerbau, kambing, domba, dan unta. Hanya hewan ternak itulah yang boleh disembelih saat idul adha tiba.
Meskipun ada hewan ternak sejenis unggas (ayam, bebek, entok, dan lainnya) dan ikan, namun ini bukan termasuk dalam daftar hewan ternak untuk kurban.
Selain itu terdapat kriteria dalam pemilihan hewan kurban seperti usia, kesehatan fisik hewan, hingga kepemilikan hewan yang ingin dikurbankan.
2. Kisah Nabi Ibrahim dan Anaknya
Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail begitu melekat dengan perayaan idul adha. Melalui kisahnya, Ibrahim dan Ismail menjadi pelopor untuk melakukan kurban.
Dalam surat As-Saffat ayat 102 telah dijelaskan awal mula Ibrahim mendapatkan mimpi untuk menyembelih putra semata wayangnya, Ismail. Ismail tak melakukan penolakan terhadap mimpi sang ayah untuk menyembelihnya.
Kepatuhan dan kecintaan Ibrahim dn Ismail pada Tuhan membuat Ibrahim akhirnya menyembelih Ismail. Namun, belum sempat menggorok leher Ismail, Allah menggantikannya dengan seekor domba.
Melalui kisah inilah perayaan idul adha diperingati sebagai ajang berkurban bagi umat muslim.
Meski begitu, hukum dari berkurban ini adalah sunnah muakkad. Jadi, bisa dikatakan sangat dianjurkan dan tidak boleh ditinggalkan bagi yang mampu untuk melaksanakannya.
3. Populasi Hewan
Sapi dan kambing menjadi pilihan utama tatkala mendengar ungkapan tentang hewan kurban. Mengapa begitu?
Menurut berbagai sumber, konon hewan-hewan inilah yang mulanya dibudidayakan oleh warga Timur Tengah, tempat penyembelihan Ismail dan digantikan menjadi seekor domba.
Melimpahnya populasi hewan ternak inilah yang menjadikan hewan kurban identik dengan domba, sapi, dan unta. Selain itu, dalam kepercayaan warga Timur Tengah meyakini domba sebagai simbol kekayaan.
Banyaknya populasi dan popularitas hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba menjadi alasan hewan ternak ini masuk dalam kategori hewan kurban.
Selain itu, hewan ini juga memiliki kemudahan dalam pengolahan daging serta memberikan manfaat yang melimpah bagi yang membutuhkannya.
Itu dia alasan dibalik pemilihan sapi dan kambing menjadi hewan untuk disembelih dan dikurbankan saat perayaan Idul Adha. Sudah siap menyambut Idul Adha 1446 Hijriah?