Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cara Mudah Menghitung Weton Jodoh hingga Perceraian Menurut Tradisi Jawa

Nailul Hikmah • Senin, 28 April 2025 | 22:29 WIB
Berikut Ringkasan dan Cara Cepat Menghitung Weton Jodoh Menurut Tradisi Jawa (www.freepik.com/prostooleh)
Berikut Ringkasan dan Cara Cepat Menghitung Weton Jodoh Menurut Tradisi Jawa (www.freepik.com/prostooleh)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dalam budaya Jawa, konsep weton Jawa dijadikan landasan penting untuk meramal dan menentukan kecocokan jodoh serta menetapkan tanggal baik acara pernikahan.

Weton dimanfaatkan untuk menentukan hari baik dalam penyelenggaraan suatu acara dengan tujuan menghindari hal-hal yang dianggap membawa kesialan.

Selain itu, tradisi hitungan Jawa ini juga sering digunakan untuk meramal jodoh, rezeki, dan bahkan karakter seseorang.

Rumus weton jodoh yang melibatkan Neptu Hari dan Pasaran Lahir dari kedua pasangan. Weton disusun berdasarkan hari Saptawara, mulai dari Minggu hingga Senin, dan hari Pasaran seperti legi, pahing, pon, wage, dan kliwon.

 

Neptu Hari Lahir dan Pasarannya

Setiap hari memiliki nilai tertentu dalam sistem weton Jawa

Sedangkan dalam kalender Jawa, pasaran memiliki nilai khusus dalam konteks weton Jawa, seperti

Berikut adalah cara menghitung Weton

Jika seseorang lahir pada Selasa Kliwon, maka nilai hari Selasa (3) dan pasaran Kliwon (8) dijumlahkan, yang menghasilkan total 11.

Lalu ketahui kapan hari lahir pasangan beserta hari pasarannya. Apabila calon pasangan lahir pada Jumat Wage maka perhitungannya, Jumat (4) + Wage (6) = 10

 

 

Hasil perhitungan weton kedua pasangan tersebut dapat dijumlahkan menjadi satu, sehingga 11 ditambah 10 memiliki total 21.

Maka hasil dari perhitungan weton jodoh tersebut dapat ditafsirkan untuk menentukan nasib baik dan buruk dalam suatu pernikahan.

Hasil nilai 21 dari penjumlahan tersebut termasuk kategori Jodoh yang memiliki arti bahwa pasangan tersebut benar-benar berjodoh.

 

Hasil Tafsiran dari Penjumlahan Neptu

Setelah mendapatkan hasil penjumlahan neptu dari kedua pasangan, makna kecocokan jodoh dapat ditafsirkan berdasarkan tabel ramalan Jawa tradisional yang digunakan dalam budaya Jawa.

 

1. Pegat (hasil penjumlahan 1,9,10,18,19,27,28,36)

Pasangan ini berisiko tinggi mengalami perpisahan atau perceraian di masa depan. Masalah utama yang dihadapi bisa berupa perselingkuhan, ekonomi, atau kekuasaan.

Tantangan dan konflik dalam hubungan akan sering terjadi, membuat hubungan menjadi sulit untuk dipertahankan.

komunikasi terbuka dan usaha bersama menjadi kunci untuk mengatasi kesulitan dan membangun pondasi yang lebih kuat.

 

2. Ratu (hasil penjumlahan 2,11,20,29)

Pasangan ini memiliki kecocokan sempurna dan dianggap sebagai jodoh sejati. Mereka akan dihormati dan disegani oleh lingkungan sekitar karena keharmonisan yang mereka miliki.

Hubungan pernikahan yang dijalani akan penuh dengan kedamaian, dan banyak orang yang iri melihat kebahagiaan dalam berumah tangga.

 

 

3. Jodoh (hasil penjumlahan 3,12,21,39)

Weton ini menunjukkan kecocokan yang sangat kuat dan jodoh yang nyata. Kedua belah pihak sepenuhnya menerima semua kelebihan dan kekurangan satu sama lain.

Tak hanya itu, pasangan ini memiliki harapan hidup harmonis dan damai hingga usia tua.

Dalam keseluruhan, weton ini mencerminkan potensi hubungan yang penuh dengan kebahagiaan, toleransi, dan keberlanjutan hingga masa senja kehidupan.

 

4. Topo (hasil penjumlahan 4,13,22,31)

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi di awal pernikahan, usaha mereka untuk saling memahami menjadi kunci menuju akhir yang bahagia.

Ramalan ini menunjukkan bahwa masalah ekonomi mungkin menjadi cobaan di awal, tetapi dengan kehadiran anak dan perjalanan panjang pernikahan, akan mencapai kehidupan pernikahan yang sukses dan penuh kebahagiaan.

 

5. Tinari (hasil penjumlahan 5,14,23,32)

Pasangan ini diramalkan akan menemukan kebahagiaan yang berlimpah, dengan anugerah kemudahan dalam mencari rezeki.

Ramalan ini menunjukkan bahwa pasangan ini akan selalu diberikan kelancaran dalam menghadapi segala masalah yang mungkin muncul dalam kehidupan rumah tangga mereka.

6. Padu (hasil penjumlahan 6,15,24,33)

Pasangan ini sering menghadapi perselisihan dalam perjalanan hidup berumah tangga. Meski begitu, rumah tangga mereka tidak akan tergoyahkan dan tidak akan menimbulkan perceraian.

 

 

Perselisihan ini cenderung dipicu oleh hal-hal sepele, namun kekuatan padu dan kesatuan di antara mereka memungkinkan untuk mengatasi tantangan tersebut tanpa harus merusak keberlangsungan hubungan.

 

7. Sujanan (hasil penjumlahan 7,16,25,34)

Pasangan ini mungkin akan sering dihadapkan pada ujian perselingkuhan yang melibatkan salah satu pihak, baik pria maupun perempuan.

Tantangan ini menguji kekuatan hubungan mereka dan menuntut keterbukaan, kejujuran, dan komunikasi agar dapat mengatasi potensi permasalahan tersebut.

Kemampuan untuk saling memahami dan bekerja sama dalam menangani masalah perselingkuhan dapat menjadi kunci penting untuk menjaga keutuhan hubungan pernikahan.

 

8. Pesthi (hasil penjumlahan 8,17,26,35)

Kehidupan berumah tangga pasangan ini diramalkan akan hidup dalam suasana yang rukun, tentram, damai, dan langgeng hingga usia tua.

Meskipun dihadapkan pada berbagai masalah, keharmonisan keduanya diyakini tidak akan tergoyahkan dan tetap kokoh dalam membangun fondasi rumah tangga yang kukuh.

 

 

Sebenarnya, dalam menghitung weton tidaklah sederhana. Perlu untuk teliti dan kejelian dalam melihat kalender Jawa, serta memperhatikan dengan seksama hari dan pasaran pada saat kelahiran.

Perhitungan weton tidak hanya menyentuh aspek nasib pribadi, tetapi juga berperan dalam menentukan kecocokan pasangan dan acara penting.

Dengan memahami tradisi perhitungan weton, seseorang dapat merencanakan kehidupan dan meningkatkan peruntungan rezeki, sesuai dengan kepercayaan Jawa yang kaya akan makna dan nilai budaya.

Selain itu juga dapat melestarikan budaya Jawa yang kini sedikit pudar akibat arus globalisasi. ()

Editor : Imron Arlado
#neptu #perhitungan weton #kecocokan jodoh #budaya jawa #Tradisi Jawa #pegat #Tinari #jodoh #Tanggal Baik Menurut Primbon #ramalan jodoh #topo #Pesthi #pasaran hari #tafsiran #kesialan #Padu #Sujanan #hitungan jawa #weton #ratu