Dianggap Minim Empati, Dee Company Manfaatkan Kasus Kematian Dokter PPDS Undip untuk Promosi Film Dosen Ghaib
Imron Arlado• Selasa, 20 Agustus 2024 | 01:16 WIB
Unggahan promo film Dosen Gaib yang dilakukan Dee Company
JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dee Company atau PT. Dee Sukses Indonesia dikecam lantaran dianggap promosi film Dosen Gaib Sudah Malam Atau Sudah Tahu dengan menumpang kasus PPDS Universitas Diponegoro (Undip).
Production house (PH) yang didirikan oleh Dheeraj Kalwani pada 2017 tersebut diduga memanfaatkan berita dugaan bunuh diri tersebut untuk menaikkan review dan meningkatkan promosi film.
Produser Dosen Ghaib menjelaskan, kejadian itu kesalahan tim publisher. Produser memastikan sudah menegur tim yang bersangkutan dan unggahan telah dihapus.
Promosi ini berupa unggahan tangkapan layar pemberitaan mengenai dugaan mahasiswa PPDS Undip bunuh diri akibat perundungan.
Di bawah tangkapan layar berita, ada tulisan 'Dee Company presents from producer Dheeraj Kalwani Dosen Ghaib: Sudah Malam atau Sudah Tahu. A Film by Guntur Soeharjanto.'
Netizen terus menerus mengkritik Dee Company. Mereka mengancam promosi dikarenakan memanfaatkan kasus kematian yang tengah disorot.
Ada juga netizen yang sangat kecewa dengan studio produksi tersebut karena yang dianggap tidak punya empati.
Kritikan terhadap unggahan itu sudah tersebar di media sosial, termasuk twitter pada minggu (18/8).’ PH problematik hahaha minim empati’ kata salah satu netizen.
Sementara tanggapan juga diberikan ernest melalui twitter tersebut, ernest mengaku tidak heran dengan aksi PH tersebut karena melihat latar belakang produsernya. MAHESTI P