Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

16 Zona yang Berpotensi Terdampak Gempa Megathrust, Simak Detailnya

Imron Arlado • Jumat, 16 Agustus 2024 | 15:55 WIB
Gempa Megathrust mengancam 16 zona di Indonesia
Gempa Megathrust mengancam 16 zona di Indonesia

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gempa megathrust adalah gempa bumi yang terjadi di zona subduksi, yaitu wilayah di mana salah satu lempeng tektonik bumi terdorong ke bawah lempeng tektonik lainnya.

Zona ini biasanya memiliki sudut tukik yang landai dan terletak di pertemuan antar lempeng tektonik.

Gempa megathrust dikenal sebagai gempa bumi interplate, yang berarti terjadi di antara dua lempeng tektonik.

Gempa ini biasanya memiliki magnitudo yang sangat besar dan dapat menyebabkan tsunami jika terjadi di bawah laut.

Contoh gempa megathrust yang terkenal adalah gempa dan tsunami Aceh pada 2004.

Nah, Indonesia memiliki beberapa zona megathrust yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk di sepanjang pantai barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, Lombok, dan Nusa Tenggara.

Zona-zona ini berpotensi menimbulkan gempa besar yang dapat berdampak signifikan pada wilayah sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, potensi gempa bumi megathrust di Indonesia bisa terjadi sewaktu-waktu.

Meski saat ini belum ada indikasi bahwa gempa besar akan segera terjadi. BMKG juga menyebutkan, gempa kecil yang terjadi pada 8 Agustus 2024 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan ilmuwan.

Berikut 16 zona gempa bumi yang terdampak gempa megathrust di Indonesia:

Zona-zona ini mencakup wilayah-wilayah seperti Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Sumba, Sulawesi, dan Papua.

Aktivitas di zona megathrust ini dapat menyebabkan gempa bumi besar yang berpotensi memicu tsunami, sehingga penting untuk melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Masyarakat di sekitar zona-zona ini diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari BMKG  serta lembaga terkait lainnya.

BMKG juga telah mengembangkan sistem peringatan dini tsunami (InaTEWS) untuk memberikan informasi cepat dan akurat mengenai potensi gempa dan tsunami. -

Editor : Hendra Junaedi
#gempa megathrust #zona gempa bumi #Subduksi #Lempeng Tektonik