JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Buat kamu yang suka foto, traveling, atau bikin video, kamera bisa jadi salah satu perlengkapan yang wajib dipertimbangkan. Saat ini tersedia berbagai jenis kamera dengan desain, fitur, dan kemampuan yang berbeda-beda. Mulai dari yang berukuran kecil dan praktis sampai kamera mirrorless untuk kebutuhan fotografi yang lebih luas.
Berikut beberapa rekomendasi kamera yang bisa jadi pilihan :
Yashica DigiMate
- Fokus : Fixed length f=7.36mm (setara 33mm pada format 35mm), bukan F3.2
- Sensor & Resolusi : Sensor CMOS dengan resolusi foto hingga 64MP (interpolasi)
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga 4K pada 30 fps, 2.7K pada 30 fps, FHD 1080P pada 60 fps, dan HD 720P pada 120 fps (slow motion)
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang (kapasitas sekitar 650-700 mAh) dengan port pengisian USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto hingga 3200, self-timer, lampu kilat LED internal, serta mode timelapse
- Penyimpanan : Eksternal Micro SD/TF card hingga 128GB
Kodak pixpro C1
- Fokus : Single Autofokus (AF) dengan jarak fokus normal minimal 60 cm dan mode makro minimal 8 cm
- Sensor & Resolusi : Sensor BSI-CMOS 1/3 inci dengan resolusi foto efektif hingga 13MP (resolusi murni tanpa interpolasi)
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga FHD 1080P pada 60 fps atau 30 fps, serta HD 720P pada 30 fps
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang internal (kapasitas sekitar 7000 mAh) dengan port pengisian USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto/Manual hingga 1600, built-in flash, smile detection, scene modes, serta beragam filter retro/vintage bawaan
- Penyimpanan : Eksternal Micro SD/SDHC card dengan kapasitas maksimal hingga 32GB
Baca Juga: Perjuangan Seorang Perempuan Melawan Kekerasan dan Fitnah, Berikut Sinopsis Film Beautiful Pain
Canon PowerShot G7 X Mark III
- Fokus : TTL Autofokus (AF) dengan jarak fokus normal minimal 5 cm dan mode makro minimal 5 cm (posisi wide)
- Sensor & Resolusi : Sensor Stacked CMOS 1 inci dengan resolusi foto efektif hingga 20.1MP (resolusi murni tanpa interpolasi)
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga 4K UHD pada 30 fps, serta FHD 1080P pada 60 fps atau 30fps
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang lepasan (kapasitas 1250 mAh) dengan port pengisian langsung USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto/Manual hingga 12800, built-in pop-up flash, face detection, live streaming bawaan, serta beragam pilihan Picture Style (Monochrome, Nostalgic)
- Penyimpanan : Eksternal SD/SDHC/SDXC card dengan kapasitas maksimal hingga 2TB (mendukung kelas kecepatan UHS-I)
Sony ZV-1 II
- Fokus : Fast Hybrid Autofokus (AF) dengan jarak fokus normal minimal 5 cm dan mode makro minimal 5 cm (posisi terlebar 18mm)
- Sensor & Resolusi : Sensor Exmor RS BSI-CMOS 1 inci dengan resolusi foto efektif hingga 20.1MP (resolusi murni tanpa interpolasi))
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga 4K UHD pada 30 fps, serta FHD 1080P pada 120 fps, 60 fps atau 30fps
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang lepasan (NP-BX1 dengan kapasitas sekitar 1240 mAh) dengan port pengisian langsung USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto/Manual hingga 12800, built-in pop-up flash, Real-time Eye AF (manusia/hewan), Cinematic Vlog Setting, serta beragam filter bawaan (Creative Look & Mood)
- Penyimpanan : Eksternal SD/SDHC/SDXC card atau Memory Stick Duo dengan kapasitas maksimal hingga 2TB (mendukung kelas kecepatan kelas tinggi)
Ricoh GR III
- Fokus : Hybrid Autofokus (AF) dengan jarak fokus normal minimal 10 cm dan mode makro minimal 6 cm
- Sensor & Resolusi : Sensor APS-C CMOS dengan resolusi foto efektif hingga 24.2MP (resolusi murni tanpa interpolasi))
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga FHD 1080P pada 60 fps, 30fps, atau 24 fps
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang lepasan (DB-110 dengan kapasitas 1350 mAh) dengan port pengisian langsung USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto/Manual hingga 102400, tanpa built-in flash, 3-axis Shake Reductin, serta beragam filter retro bawaan (Image Control seperti Positive Film dan Monochrome)
- Penyimpanan : Eksternal SD/SDHC/SDXC card dengan kapasitas maksimal hingga 2TB (mendukung kelas kecepatan UHS-I) serta memori internal bawaan 2GB
Baca Juga: Revitalisasi Tuntas, Kenanten Police Station di Mojokerto Siap Dioperasikan
Fujifilm X100V
- Fokus : Intelligent Hybrid Autofokus (AF) dengan jarak fokus normal minimal 10 cm dan mode makro minimal 10 cm
- Sensor & Resolusi : Sensor APS-C X-Trans CMOS 4 dengan resolusi foto efektif hingga 26.1MP (resolusi murni tanpa interpolasi))
- Perekaman video : Mendukung resolusi hingga 4K UHD atau DCI 4K pada 30fps, serta FHD 1080P pada 120 fps
- Baterai : Li-ion baterai isi ulang lepasan (NP-W126S dengan kapasitas 1260 mAh) dengan port pengisian langsung USB Type-C
- ISO & Fitur : ISO Auto/Manual hingga 12800 (bisa diperluas ke 51200), built-in flash dengan leaf shutter, Hybrid Viewfinder (OVF/EVF), serta 17 filter simulasi film bawaan
- Penyimpanan : Eksternal SD/SDHC/SDXC card dengan kapasitas maksimal hingga 2TB (mendukung kelas kecepatan UHS-I)
Jadi, buat kamu yang sedang mencari kamera baru, beberapa pilihan yang masuk pada daftar rekomendasi tadi bisa menjadi referensi untuk menentukan kamera yang paling sesuai. Mulai dari kamera kecil yang praktis untuk dibawa sehari-hari, kamera yang mendukung aktivitas vlogging dan traveling, hingga kamera dengan kemampuan fotografi yang lebih fleksibel. ANGGUN
Editor : Imron Arlado