Chat Pribadi Bisa Jadi Ruang KBGO, Kenali Bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online

Imron Arlado • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:27 WIB
Isu Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang kembali menjadi perhatian publik di ruang digital. (Foto: Sacha Verheij/Unsplash)
Isu Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang kembali menjadi perhatian publik di ruang digital. (Foto: Sacha Verheij/Unsplash)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Banyak isu kekerasan di Indonesia, salah satunya berawal dari tangkapan layar di grup chat yang bocor ke publik. Hal itu karena sebagian besar masyarakat menganggap bahwa percakapan di grup atau chat pribadi merupakan ruang privat untuk berkomunikasi dan bercanda sampai tidak sadar bahwa candaan tersebut bukannya lucu, malah menyinggung orang lain.

Ruang digital memang tetap memiliki batasan mengenai privasi, persetujuan, dan penghormatan terhadap orang lain. Namun, etika dalam berkomunikasi dan menyampaikan ucapan tetap perlu diperhatikan.

Baca Juga: Meski Lahan Terbatas, Produktivitas Padi di Kota Mojokerto Naik Signifikan

Setelah sebelumnya kasus KBGO Fakultas Hukum UI dan KBGO grup chat IPB, kini isu lain yang mirip terjadi pada mahasiswa Fakultas Teknik UGM dengan pola yang sama. Berawal dari grup WhatsApp, kemudian tersebar secara publik di media sosial dan menjadi viral, publik memberikan respons, hingga institusi menangani kasus.

Isu KBGO yang kembali menjadi perhatian menunjukkan bahwa komunikasi digital tetap berpotensi sebagai ruang kekerasan apa pun berbasis online.

KBGO tidak selalu berbentuk ancaman. KBGO bisa terjadi melalui pesan, penyebaran konten, hingga penggunaan informasi pribadi tanpa persetujuan.

KBGO merupakan singkatan dari Kekerasan Berbasis Gender Online. KBGO merujuk pada segala macam kekerasan, pelecehan, atau intimidasi yang terjadi di ruang digital/siber dan ditujukan kepada seseorang berdasarkan gender/seksualitasnya.

Beberapa bentuk KBGO yang sering ditemukan antara lain:

Untuk itu, perlu adanya penjagaan batasan saat berada di ruang digital.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika seseorang mengalami KBGO?

Ruang digital memang memudahkan komunikasi. Mendapatkan kemudahan dalam berkomunikasi bukan berarti bisa menghapus batas privasi dan bertindak seenaknya tanpa persetujuan dari orang lain.

Mengenali bentuk KBGO bisa membantu pengguna internet untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi demi menciptakan rasa aman dan nyaman di ruang digital. NAVA

Editor : Imron Arlado
KBGO kekerasan online kekerasan gender pelecehan