Tidak Cukup Pakai AI, Ini Skill Digital yang Tetap Perlu Dikuasai

Imron Arlado • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 20:52 WIB
Di tengah maraknya penggunaan AI, beberapa kemampuan tetap perlu dimiliki oleh manusia untuk mengefektifkan penggunaan AI. (Foto: Adi Goldstein/Unsplash)
Di tengah maraknya penggunaan AI, beberapa kemampuan tetap perlu dimiliki oleh manusia untuk mengefektifkan penggunaan AI. (Foto: Adi Goldstein/Unsplash)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Perkembangan teknologi membuat AI kini banyak digunakan untuk banyak hal, mulai dari mencari informasi, membuat tulisan, menghasilkan ide, hingga membantu pekerjaan lainnya. Keterampilan tersebut semakin umum dimiliki oleh AI karena kian dilatih oleh manusia.

Namun, hanya memanfaatkan AI saja belum tentu berarti memiliki keterampilan digital yang baik. Meskipun dibantu oleh AI, manusia juga tetap harus memahami cara mencari, memeriksa, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan benar.

Baca Juga: Bukan Sunset, Langit Kalimantan Berubah Orange Akibat Kepingan Asap Tebal Kahutla

Beberapa kemampuan atau skill yang tetap perlu dimiliki oleh manusia di tengah maraknya penggunaan AI antara lain:

Literasi Digital

Hal ini berkaitan dengan kemampuan memahami dan menggunakan informasi digital secara kritis, misalnya bisa membedakan informasi yang hoaks dan valid, memahami konteks informasi sebelum membagikannya, mengetahui sumber mana saja yang kredibel, hingga tidak langsung mempercayai hasil jawaban AI.

Critical Thinking dan Problem Solving

Manusia harus bisa berpikir kritis ketika dihadapkan pada banyaknya arus informasi yang saat ini serba cepat dengan banyak pilihan. Berpikir kritis membantu manusia untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber dan mengidentifikasi informasi mana saja yang mengandung bias, asumsi, maupun klaim, sehingga informasi tersebut tidak ditelan mentah-mentah.

Kemampuan problem solving juga tetap dibutuhkan meskipun semua sudah beralih ke digital. Manusia harus bisa memilih teknologi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tanpa harus bergantung pada AI setiap saat.

Data Literacy

Kemampuan membaca dan memahami data kian penting untuk dikuasai, seperti membaca tabel, grafik, angka, hingga persentase untuk menentukan kesimpulan dari data yang tersaji. Data tersebut bisa dinilai tingkat relevansinya sebagai dasar untuk mengambil keputusan.

Cybersecurity

Kemampuan ini penting untuk menjaga keamanan data pribadi dan privasi ketika menggunakan layanan digital. Manusia harus mengetahui dasar-dasar untuk memastikan bahwa data pribadinya tidak bocor, mengenali phishing, dan lain-lain agar bisa melakukan interaksi digital dengan nyaman.

Komunikasi Digital

Kemampuan komunikasi di dunia luring dan daring tentu berbeda. Kemampuan ini mencakup komunikasi efektif melalui platform digital, misalnya menyesuaikan bahasa dengan platform dan audiens, memahami etika dalam berkomunikasi secara digital, hingga menyadari bahwa komunikasi digital selalu meninggalkan jejak digital yang bisa diungkit kapan pun.

Banyaknya konten yang beredar di platform digital juga membuat kemampuan dalam memproduksi dan memahami konten digital semakin penting, seperti mengetahui dasar-dasar visual, foto, video, dan elemen grafis yang digunakan, memahami hak cipta konten, hingga menyesuaikan konten dengan karakteristik setiap platform digital.

AI Literacy

AI memang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, manusia harus bisa memahami dan menyadari kemampuan dan keterbatasan AI serta tidak memasukkan informasi sensitif sembarangan karena AI menyimpan semua data yang kita berikan.

Baca Juga: Pilih Laptop Gaming di 2026? Ini 6 Rekomendasi dengan Spesifikasi Beragam

Kemampuan-kemampuan tersebut harus dimiliki di tengah maraknya ketergantungan manusia terhadap AI. Kemampuan AI memang berguna, namun masih banyak keterampilan utama lainnya yang harus dikuasai oleh manusia. Kombinasi dari berbagai keterampilan tersebut bisa membuat seseorang mampu menggunakan AI secara efektif dan efisien. NAVA

Editor : Imron Arlado
literasi data siber literasi digital Komunikasi Digital Artifical Intelligence