JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Padatnya dinamika karier dan tingginya mobilitas pasangan muda di wilayah perkotaan, kebutuhan akan jasa pengasuh anak (babysitter) menjadi salah satu prioritas utama dalam alokasi anggaran rumah tangga.
Memasuki bulan Juli-September tahun 2026, tren penyesuaian upah pekerja domestik menunjukkan peningkatan bertahap seiring dengan naiknya biaya hidup serta tingginya permintaan tenaga pengasuh yang terlatih dan memiliki sertifikasi dasar.
Penyesuaian standar upah pengasuh anak pada 2026 kini bervariasi bergantung pada sistem kerja, pengalaman, hingga kepemilikan sertifikasi.
Untuk sistem menginap (live-in) dengan akomodasi yang ditanggung pemberi kerja, babysitter pemula hingga pengalaman 1–3 tahun mengantongi gaji Rp2,7 juta hingga Rp3,2 juta per bulan, sementara tenaga bersertifikasi maupun tingkat senior berkat pengalaman panjang berada di rentang Rp3,2 juta hingga Rp4,5 juta per bulan.
Baca Juga: UMKM Tersandung BI Checking, Bank Jatim Cabang Mojokerto Dicecar DPRD Mojokerto
Di sisi lain, skema pulang-pergi (live-out) menetapkan estimasi upah paruh waktu sebesar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, sedangkan untuk layanan seharian penuh (full day) berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2,6 juta per bulan atau setara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per harinya.
Tingginya standar gaji babysitter pada 2026 dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental. Selain penyesuaian terhadap Upah Minimum Provinsi (UMP), kualifikasi dan pengalaman menjadi penentu utama nilai imbalan.
Pengasuh yang mengantongi sertifikat pertolongan pertama (P3K), pelatihan stimulasi tumbuh kembang anak, hingga kemampuan bahasa asing cenderung mendapatkan penawaran angka di batas atas pasar.
Kondisi ini menuntut orang tua untuk makin cermat dalam merencanakan keuangan keluarga sejak dini. Penyesuaian skema pengasuhan baik melalui yayasan resmi, pengasuh harian, maupun pemanfaatan fasilitas daycare di lingkungan kerja menjadi opsi rasional agar kebutuhan pengasuhan anak tetap terpenuhi tanpa mengabaikan stabilitas finansial rumah tangga. (IRMA)
Editor : Imron Arlado